blank
Kapolres AKBP Jarot Sungkowo (kanan) memberikan penghargaan kepada 22 personel Polres yang berprestasi, dan kepada seorang warga yang berperan membantu dalam pengungkapan kasus.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebanyak 22 personel Polres Wonogiri bersama seorang warga masyarakat, Kamis (15/5/25), menerima penghargaan dari Kapolres AKBP Jarot Sungkowo. Ini berkaitan dengan prestasi kinerja mereka dan peran warga dalam membantu mengungkap kasus.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, pemberiah penghargaan tersebut berlangsung bersamaan dengan upacara penutupan pelatihan peningkatan Fungsi Teknis (FT) Samapta Tahun Anggaran 2025. Berlangsung di Watu Tumpuk deret perbukitan Gajahmungkur, tepatnya di wilayah Dusun Kembang, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.

Upacara penutupan pelatihan ditandai dengan acara pembaretan peserta pelatihan oleh Kapolres AKBP Jarot Sungkowo. Ikut hadir mendampingi Kapolres, Waka Polres Kompol Parwanto beserta para Pejabat Utama (PJU) Polres Wonogiri, Kepala Desa (Kades) Sendang, Sukamto, Pengurus Bhayangkari dan anggota Polres Wonogiri serta masyarakat.

Dalam amanatnya, AKBP Jarot Sungkowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada 22 anggota Polri dan seorang warga masyarakat yang telah memberikan dedikasi tinggi dan kinerja luar biasa. Utamanya berperan dalam ikut menjaga Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan pengungkapan sejumlah kasus menonjol di Kabupaten Wonogiri. Termasuk kasus pembunuhan berencana yang terjadi di Dusun Brubuh, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri pada Bulan Februari lalu, serta pengungkapan kasus Curanmor dalam waktu kurang dari 24 jam.

Air Bunga

Warga masyarakat yang menerima penghargaan dari Kapolres, atas nama Novansa Hengky Anggara, karena telah membantu proses pengungkapan kasus dengan memberikan informasi penting kepada pihak kepolisian.

Penghargaan juga diberikan kepada personel dari Sat Intelkam Polres Wonogiri atas keberhasilannya meredam potensi konflik antar perguruan silat. Yakni dalam upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

Kapolres menegaskan, pemberian penghargaan tersebut adalah bentuk pengakuan atas kinerja dan pengabdian terbaik dari insan Bhayangkara. Juga penghargaan atas peran serta masyarakat yang peduli terhadap keamanan lingkungan. “Setiap kebaikan, kerja keras dan pengorbanan tidak akan pernah sia-sia,” tegas Kapolres.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, pelatihan peningkatan FT Samapta, berlangsung selama dua hari sejak Tanggal 14 Mei 2025. Pelatihan ini, diikuti oleh 19 personel Polri, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pisik, kesiapsiagaan serta keterampilan teknis anggota Samapta dalam menjalankan tugas di lapangan.

Upacara ditutup dengan penyematan baret dan tradisi penyiraman air bunga kepada para peserta pelatihan. Prosesi ini, melambangkan semangat baru dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.(Bambang Pur)