blank
Doa bersamadalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2025 di halaman RSI Sultan Hadlirin

JEPARA (SUARABARU.ID)  – Serikat Pekerja Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin (SPRSI) menggelar apel dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2025 di halaman RSI Sultan Hadlirin, Jepara. Apel dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan apel pagi rutin rumah sakit, dan diikuti dengan antusias oleh ratusan karyawan dari berbagai bagian, Jumat Pagi (9/5-2025)

Acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan penuh semangat dari para pekerja yang telah hadir sejak pagi. Ketua SPRSI, Bondhan Siwi Digdo, AMK, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh anggota serikat yang hadir. Ia juga mengajak semua karyawan untuk terus menjaga amanah profesi serta bersyukur atas kesempatan bekerja dan berkontribusi di RSI Sultan Hadlirin.

blank
Plt. Direktur RSI Jepara, dr. Hj. Dwi Susilowati, M.Kes, turut memberikan sambutan

“Saya sendiri sudah lebih dari 21 tahun bekerja di sini. Alhamdulillah, saya bisa menafkahi keluarga dan  anak-anak. Maka saya ajak kita semua untuk bersyukur dan bekerja sebaik-baiknya demi keberlangsungan rumah sakit tercinta ini,” ungkapnya dengan semangat.

Bondhan juga menyoroti pentingnya inovasi dan pelayanan berbasis ilmu serta adab (soft skill) di tengah persaingan antar rumah sakit yang kian ketat.

“Kita tidak boleh takut, tapi juga jangan lengah. Kuncinya adalah pelayanan terbaik dengan ilmu dan akhlak. Itulah yang akan membuat RSI tetap unggul,” tandasnya.

blank
Ketua SPRSI, Bondhan Siwi Digdo, AMK, dalam sambutannya mengajak semua karyawan untuk terus menjaga amanah profesi serta bersyukur atas kesempatan bekerja dan berkontribusi di RSI Sultan Hadlirin

Plt. Direktur RSI Jepara, dr. Hj. Dwi Susilowati, M.Kes, turut memberikan sambutan dalam kesempatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan SPRSI sangat penting sebagai mitra strategis dalam mendorong kemajuan rumah sakit.

“RSI ini padat pekerja, dengan banyak komponen – mulai dari tenaga medis, penunjang, hingga non-medis. Semua harus berkolaborasi secara harmonis. Saya berharap SPRSI menjadi wadah komunikasi, inovasi, dan masukan positif bagi manajemen,” ujarnya.

Ia juga memohon dukungan dan doa dari seluruh karyawan agar rencana pembangunan gedung baru RSI dapat segera terwujud demi peningkatan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat.

Apel ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Khoirul Manan dari Subbag Bimbingan dan Pelayanan Islam (BPI), yang turut menyampaikan harapan agar RSI Sultan Hadlirin terus maju, eksis, dan semakin bermanfaat bagi umat.

Tercatat sebanyak 247 karyawan hadir dan mengisi presensi pada apel tersebut, dari total 367 pekerja. Sebagian karyawan yang tidak hadir tetap bertugas di unit pelayanan untuk menjaga keberlangsungan operasional rumah sakit

Hadepe – Manan