blank
Kepala SMPN 1 Welahan, Rofi’i, S.Pd., M.Pd bersama tim literasi dan peserta workshop. Foto: Nay

JEPARA (SUARABARU.ID) – Semangat literasi dan keingintahuan akan dunia jurnalistik tampak membara di SMP Negeri 1 Welahan. Sebanyak 42 siswa yang tergabung dalam pegiat literasi antusias mengikuti workshop bertajuk “Belajar Jurnalisme Sekolah: Dari Menulis hingga Menerbitkan”, Kamis (8/5-2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim literasi SMP Negeri 1 Welahan

Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah  untuk membekali siswa dengan keterampilan dasar jurnalistik, mulai dari teknik menulis, wawancara, editing grafis dan layout hingga menghasilkan produk publikasi yang menarik.

“Literasi bukan hanya sekedar menulis namun menjadi hal yang sangat krusial dalam bidang pendidikan terutama bagi anak-anak SMP Negeri 1 Welahan” tutur  Rofi’i, S.Pd., M.Pd selaku kepala sekolah SMP Negeri 1 Welahan.

blank
Kepala SMPN 1 Welahan Rofi’i, S.Pd., M.Pd saat membua workshop. Foto: Nay

Workshop yang berlangsung selama 7 jam ini dibagi menjadi empat sesi utama yang disampaikan oleh narasumber hebat yang merupakan guru dari SMP Negeri 1 Welahan.

“Pada akhirnya kita ingin mengajak anak untuk selalu meningkatkan kompetensinya terutama dalam bidang menulis agar karya yang dimiliki bisa dinikmati oleh banyak kalangan terutama teman mereka sendiri” tutur ibu Endang Usriyah, S.Pd selaku ketua panitia kegiatan workshop ini.

blank
Penyampaian materi oleh narasumber. Foto: Nay

Suasana belajar yang interaktif dan penuh praktik membuat para peserta semakin termotivasi untuk menggali potensi mereka dalam dunia jurnalistik.

Sesi pertama dibuka dengan pemaparan mengenai dasar-dasar penulisan artikel dan berita sekolah. Narasumber menjelaskan mengenai unsur-unsur penting dalam sebuah berita (5W+1H), perbedaan antara berita dan artikel, serta bagaimana cara menyajikan informasi secara akurat dan menarik bagi pembaca.

Memasuki sesi kedua, para peserta dibekali dengan keterampilan melakukan wawancara dan reportase. Narasumber memberikan tips dan trik mengenai cara menyusun pertanyaan yang efektif, membangun rapport dengan narasumber, mencatat informasi penting, hingga melakukan observasi lapangan.

blank
Peserta workshop tengah melakukan praktik wawancara. Foto: Nay

Setelah memahami teknik menulis dan mengumpulkan informasi, sesi ketiga fokus pada tahap penyuntingan tulisan dan dasar-dasar layout desain. Narasumber menjelaskan pentingnya ketelitian dalam menyunting untuk memastikan tulisan bebas dari kesalahan tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat.

Sesi terakhir menjadi puncak dari seluruh rangkaian workshop, yaitu praktik langsung menulis berita atau artikel pendek berdasarkan ide-ide yang telah mereka kembangkan sebelumnya. Selain itu, para siswa juga diajak untuk menggunakan platform sosial media untuk mengunggah hasil karyanya.

Workshop “Belajar Jurnalisme Sekolah: Dari Menulis hingga Menerbitkan” di SMP Negeri 1 Welahan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat dan bakat siswa dalam bidang jurnalistik. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan para siswa mampu menjadi agen informasi yang positif di lingkungan sekolah mereka, serta menghasilkan karya-karya jurnalistik yang membanggakan.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Welahan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa dan berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin untuk meningkatkan literasi dan kreativitas siswa. Semangat belajar dan berkarya yang terpancar dari para peserta menjadi pertanda baik dan awal bagi perkembangan dunia jurnalistik di kalangan pelajar terkhusunya di SMP Negeri 1 Welahan

Hadepe – Naylisa