KUDUS (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Kudus kembali melakukan penyegaran struktur organisasi dengan melantik 30 pejabat baru pada Kamis (8/5) sore di Pendapa Kabupaten. Prosesi pelantikan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, dan turut disaksikan oleh Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam pelantikan tersebut, Bupati Sam’ani menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja birokrasi. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk tetap fokus dan tidak terbawa perasaan terkait mutasi jabatan.
“Mutasi adalah hal yang wajar dalam sistem pemerintahan. Tidak perlu baper. Yang penting kita bekerja secara profesional dan menjaga integritas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya inovasi serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
30 Pejabat Kudus yang Resmi Dilantik
Pelantikan kali ini mencakup tiga kategori jabatan, yaitu:
13 Pejabat Fungsional
1 Pejabat Fungsional Perencana Ahli Madya
16 Kepala Sekolah
Daftar Pejabat yang Dilantik
Daftar Pejabat Fungsional dan Kepala Sekolah di Kabupaten Kudus yang dilantik
Pelantikan ini diyakini sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan publik dan memastikan roda pemerintahan berjalan efektif.
Sam’ani juga sempat mengenang pengalamannya saat dimutasi dari jabatan Sekda menjadi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan. Menurutnya, semua jabatan hanyalah titipan dan bersifat sementara.
“Yang terpenting adalah menjalankan amanah dengan sebaik mungkin, bukan di mana posisi kita berada,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berpesan pada Pejabat yang dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas baru. Pihaknya meminta para pejabat menghindari sikap negatif terhadap rotasi jabatan, dan menjaga Jaga sumpah jabatan dan bekerja secara profesional
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kudus dalam menciptakan birokrasi yang lebih sehat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan visi “Kudus Sehat”.
Ali Bustomi













