SEMARANG (SUARABARU.ID)– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah, merekomendasikan beberapa poin mengenai pemberlakuan wakaf di Indonesia, utamanya di Jateng. Salah satu poinnya yakni, mendorong pemerintah, nazir, dan masyarakat, untuk mempercepat gerakan sertifikasi tanah wakaf, demi peningkatan kekuatan hukum tanah wakaf.
Rekomendasi itu disampaikan Sekretaris MUI Jateng, KH Muhyiddin, dalam rencana tindak lanjut dan penyusunan rekomendasi kegiatan Halal Bihalal dan Halaqah Ulama, dengan tema ‘Problematika Pengelolaan Wakaf di Indonesia’, di Aula Perpustakaan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Ahad (4/5/2025).
Selain rekomendasi itu, beberapa poin lainnya adalah, usulan agar pemerintah bersama Badan Wakaf Indonesia, menggencarkan sosialisasi wakaf, meningkatkan kapasitas nazir wakaf, meningkatkan sosialisasi gerakan wakaf uang.
BACA JUGA: Jika Tak Berpihak pada Kader IMM, Pimpinan PTMA Sebaiknya Mengundurkan Diri
Rekomendasi lainnya, mendorong pengurus MUI di berbagai tingkatan, untuk mencermati rencana perubahan undang-undang wakaf. Hal ini agar isu atau pasal yang diubah, memberi kemanfaatan bagi umat.
Ketua Umum MUI Jateng, KH Dr Ahmad Darodji pun, memberikan penekanan kepada para peserta halaqah, bahwa ulama di MUI harus menjadi ahli pada zaman ini. Para ulama harus mampu mengatasi persoalan umat, mampu memberikan nasihat-nasihat sesuai dengan masalah kekinian.
Dia juga mewanti wanti, agar nasihat yang diberikan kepada umat, bersumber dari ilmu. Tidak diperkenankan memberikan nasihat yang asal-asalan.
BACA JUGA: Bupati Kudus: Sendratari Ngintun Sega Kepel Angkat Pesan Ketahanan Pangan dan Kearifan Lokal
”Ulama itu ahlun fi zamanihi. Jadi, ulama itu ahli di masa sekarang, dan tidak usah kaget, jika ada yang bertanya hal-hal kekinian. Jangan membuat atau memberikan nasihat yang asal-asalan. Jangan memberi nasihat yang sesat, apalagi menyesatkan orang lain,” tegasnya.
Acara Halal Bihalal dan Halaqah Ulama ini dibuka Gubernur Jateng Agmad Luthfi, yang diwakili Sekda Sumarno. Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, hadir memberikan pengarahan kepada peserta yang hadir.
Kegiatan ini diikuti sejumlah pengurus MUI Jateng, perwakilan MUI Kabupaten dan Kota se-Jateng, perwakilan organisasi keagamaan, serta tamu undangan lainnya.
Riyan













