KABUPATEN SEMARANG (SUARABARU.ID) – Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBPJT) menerima kunjungan SMA ABBS Kota Surakarta di Balairung, belum lama ini. Kunjungan tersebut diikuti oleh 373 siswa dan 24 guru.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati menyambut baik kunjungan dari SMA ABBS Surakarta itu. “Ibu berpesan anak-anak tetap berpegang pada Trigatra Bangun Bahasa. Kita wajib mengutamakan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa Indonesia, melestarikan bahasa daerah untuk menjaga keragaman budaya yang kita miliki, dan menguasai bahasa asing untuk komunikasi global. Kalian masih muda dan akan menjadi generasi penerus bangsa,” tutur Laily.
Laily mengatakan, penggunaan bahasa Indonesia harus sesuai dengan prinsip baik dan benar. Penggunaan yang baik berarti mampu menyampaikan pesan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh lawan bicara. “Penggunaan yang benar merujuk pada kepatuhan terhadap kaidah kebahasaan, seperti yang dituangkan dalam penulisan karya ilmiah,” jelasnya.
Laily mengajak siswa untuk mengikuti UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) karena layanan UKBI bisa dilaksanakan secara gratis untuk siswa sekolah.
Koordinator Level X SMA ABBS Surakarta, Rikha Putri Devianti menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah yang telah memfasilitasi kunjungan itu.
Dikatakan, tujuan kunjungan itu adalah meningkatkan wawasan peserta didik dalam berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. “Kami berharap peserta didik dapat menyimak materi dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dengan baik,” ujar Rikha.
Rikha berharap kunjungan tersebut dapat menumbuhkan rasa bangga anak-anak dalam berbahasa Indonesia secara baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. “Kami juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat siswa untuk mempelajari sastra Indonesia,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, peserta juga mendapatkan materi dari Citra Aniendita Sari, Koordinator KKLP BIPA, tentang “Peran Generasi-Z dalam Mencintai Bahasa Indonesia”.
Ning S













