SEMARANG (SUARABARU.ID) – Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Inkopasindo) menggelar sosialisasi terkait pembentukan koperasi induk di UPT Lapas/ Rutan yang berlangsung di Aula Merdeka, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang.
Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Kanwil Direktorat Jendral Pemasyarakatan Jawa Tengah, Kunrat Kasmiri, Staf Khusus Menteri Bidang Penguatan SDM, Ambeg Paramarta, Tenaga Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rahmad Wahyudi, Ketua Umum Inkopasindo, Junaidi, Kepala Lapas Kelas I Semarang, Mardi Santosos, dan Kepala UPT Pemasyarakatan Karesidenan Semarang.
Kunrat Kasmiri menyebut, Koperasi sebagai badan usaha, kegiatannya berdasarkan asas kekeluargaan yang didirikan untuk mensejahterakan anggota dan masyarakat. Selain itu membangun ekonomi rakyat, membantu masyarakat memenuhi kebutuhan ekonomi, dan sebagai wadah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk belajar manajemen usaha dan keterampilan.
“Pembentukan Inkopasindo untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh jajaran. Inkopasindo sebagai sebuah koperasi memiliki tujuan kesejahteraan, tidak hanya untuk anggota (jajaran pemasyarakatan), tetapi juga kesejahteraan WBP yang berada dalam tanggung jawab kita semua,” ujar Ambeg Paramarta, Staf Khusus Menteri Bidang Penguatan SDM.
Ambeg menyampaikan, pemasyarakatan bisa menjadi potensi yang besar, tetapi terkadang tidak menyadari potensi tersebut. Hal ini menjadi tanggung jawab Kepala UPT dalam mensukseskan program Menteri, supaya tidak menumbuhkan kapal selam (penyalahgunaan).
Rahmad Wahyudi menambahkan, selama mendampingi Inkopasindo, menteri menemukan kebijakan, yaitu harga yang sangat tinggi di kantin. Kebijakan ini bertujuan menyamakan harga kebutuhan dan keuntungan yang berdampak kepada masyarakat. Selain itu, kebijakan akan menghilangkan ego masing-masing sehingga sesuatu yang baik akan terus berlanjut.
Sementara itu Junaidi, Ketua Umum Inkopasindo mengungkapkan, sesuai keinginan Menteri, pembuatan rekening WBP atau kartu e-money Brizzi dengan pembelanjaan tertentu akan mendapatkan cashback.
“Selain itu, rekening juga dapat berisi premi melalui BRI. Jika ada testimoni harga masih tinggi, berarti tidak melaksanakan perintah. Hal ini bertolak belakang dengan tujuan didirikannya Inkopasindo yang sangat mulia, maka perlu disukseskan kemuliaan itu,” sebutnya.
Ning S













