JEPARA SUARABARU.ID : Dalam rangka mendukung pengembangan sarana pendidikan serta mendorong implementasi program padat karya berbasis pemanfaatan limbah bernilai guna, PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Tanjung Jati B melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan bantuan berupa 14.000 paving blok berbahan Fly Ash Bottom Ash (FABA) kepada dua lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada Senin (21/4).
Bantuan tersebut disalurkan kepada Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Huda di Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri sebanyak 9.000 paving blok, dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahurrohmah di Desa Pendem, Kecamatan Kembang sebanyak 5.000 paving blok. Seluruh paving blok diproduksi dari pemanfaatan FABA yang merupakan hasil sisa pembakaran batu bara di PLTU Tanjung Jati B, dan dikerjakan secara padat karya melibatkan warga sekitar.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Dony Ocniza, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud konkret sinergi PLN sebagai BUMN dengan lingkungan sekitarnya, khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami percaya bahwa infrastruktur pendidikan yang layak menjadi pondasi penting bagi generasi masa depan. Melalui bantuan ini, kami tidak hanya membantu menyediakan lingkungan belajar yang lebih baik, tapi juga membuka ruang kerja bagi warga sekitar melalui sistem padat karya. FABA yang dulunya dianggap limbah, kini justru menjadi sumber nilai dan kebermanfaatan,” ungkap Dony.
Dengan paving blok FABA, Halaman sekolah MTs Miftahul Huda yang sebelumnya berupa tanah akan segera dirapikan agar dapat digunakan dengan nyaman untuk kegiatan belajar-mengajar dan aktivitas siswa lainnya. Sementara itu, MI Miftahurrohmah juga menegaskan bahwa revitalisasi halaman sekolah melalui paving blok FABA ini akan memberikan perubahan signifikan bagi kenyamanan dan kebersihan lingkungan sekolah.
Melalui pemanfaatan FABA dan pelibatan masyarakat sekitar secara langsung, PLN UIK Tanjung Jati B terus menunjukkan kontribusi aktifnya dalam pembangunan infrastruktur pendidikan dan pengembangan ekonomi lokal.













