MAGELANG (SUARABARU.ID)– Magelang Fair 2026 resmi ditutup di Alun-Alun Kota Magelang pada Minggu (12/7). Penutupan berlangsung meriah, masyarakat terlihat antusias memadati lokasi hingga malam hari.
Selama penyelenggaraan, Magelang Fair menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM, industri kreatif, dan berbagai produk unggulan daerah yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang, Saifullah, menyampaikan, Magelang Fair tahun ini mencatat hasil yang menggembirakan.
“Selama pelaksanaan Magelang Fair 2026, jumlah pengunjung mencapai 54.385 orang dengan total omzet transaksi sebesar Rp3.170.225.000,” ungkapnya.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk lokal, sekaligus menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Wali Kota Magelang, dr. Sri Harso berharap, agar capaian yang diraih selama penyelenggaraan Magelang Fair 2026 dapat menjadi pijakan untuk terus memperkuat perekonomian daerah.
“Saya berharap kita dapat menjadikan hasil yang diperoleh selama Magelang Fair ini sebagai modal untuk melangkah lebih jauh, agar terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan daya saing dan menumbuhkan optimisme,sehingga Kota Magelang mampu menjadi kota perdagangan dan jasa yang harmonis, humanis, nyaman dan berkelanjutan,” ujar Sri Harso.
Keberhasilan penyelenggaraan Magelang Fair 2026 diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat, dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal serta meningkatkan daya saing Kota Magelang sebagai kota perdagangan dan jasa. (prokompimkotamgl)













