blank
Tim KONI Pusat bersama jajaran Manajemen Djarum Kudus, saat mengunjungi GOR Bulu Tangkis Jati. Foto: dok/koni

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Kudus dan Jakarta akan menjadi tempat penyelenggaraan untuk yang pertama kalinya, event Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri pada Kuartal IV 2025, tepatnya pada Oktober 2025.

PON Beladiri digelar guna menambah kompetisi Nasional bagi atlet yang dilaksanakan setiap dua tahun. Adapun PON yang akan datang, PON XXII/2028 NTT-NTB, fokus pada cabang olahraga Olimpiade dan beberapa tambahan. Sehingga perlu kompetisi seperti PON Beladiri untuk mewadahi cabang olahraga yang tidak tampil di PON.

”PON XXII/2028 fokus pada Olympic Sport. Oleh karena itu, nanti kita coba kurangi jumlah cabang olahraganya, atau 32 cabor maksimal yang tampil di PON,” kata Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, saat menghadiri Rapat Koordinasi KONI Jawa Tengah dengan KONI Kabupaten/Kota, di Semarang, Rabu (23/4/2025).

BACA JUGA: KONI Kabupaten/Kota di Jateng Dukung Revisi Permenpora No 14 Tahun 2024

Ditambahkan dia, cabor yang dipertandingkan di PON nanti juga dengan pertimbangan cabor Olimpiade, atau cabor potensi yang dapat medali di Asian Games maupun SEA Games. Selain itu, memberikan kesempatan pada tuan rumah untuk mengusulkan dua cabang olahraga lain.

Selain PON Beladiri, KONI Pusat juga menyelenggarakan PON Pantai (Indonesia Beach Games/IBG), PON Indoor (Indonesia Indoor Games) dan PON Remaja (Indonesia Youth Games).

Dalam rangka mempersiapkan PON Beladiri I/2025, Ketum KONI Pusat telah meninjau beberapa fasilitas olahraga milik PT Djarum, yang ada di Kabupaten Kudus, pada Selasa (22/4/2025).

BACA JUGA: Yuldi Yusman Gantikan Saffar M Godam Jadi Plt Dirjen Imigrasi

Kehadiran rombongan KONI Pusat itu, disambut pimpinan PT Djarum, COO Victor Rachmat Hartono, Program Director Djarum Foundation Bakti Olahraga Yoppy Rosimin, Head of Event and Sponsorship Djarum Budi Tjahjono. Hadir juga dalam kegiatan itu, Bupati Kudus Dr Ars Sam’ani Intakoris.

”KONI Pusat mengambil inisiatif, dan saya berterima kasih kepada Pak Victor dan teman-teman dari Djarum yang menyambut baik usulan kami, untuk menyelenggarakan PON Beladiri,” tegas Marciano.

Ketum KONI Pusat itu juga mengapresiasi kualitas fasilitas olahraga yang dimiliki Djarum. Tak hanya itu, fasilitas olahraga milik Djarum ini juga dimanfaatkan dengan baik untuk membina atlet, khususnya usia dini. Mulai dari bulu tangkis, sepak bola, dan panahan.

BACA JUGA: Kecewa Tidak Pakai Jasanya, Sopir di Tegal Bunuh Tetangga Sendiri

Rencana awal PON Beladiri I/2025, Kudus akan menjadi tempat penyelenggaraan gulat, Ju Jitsu, Judo, Karate, Pencak Silat, Sambo, Kempo, Taekwondo, dan Tarung Derajat.

”Semuanya siap digunakan, sehingga saya optimistis PON Beladiri dengan dukungan yang luar biasa dari Pak Victor dan teman-teman Djarum, Insya Allah akan berjalan baik, berprestasi dan membanggakan,” sambungnya.

Kolaborasi dengan swasta ini, akan menjadi motivasi bahwa olahraga dapat berjalan baik dengan melibatkan lebih banyak pihak. Ini merupakan PON Beladiri pertama yang memang KONI rencanakan dengan berkolaborasi bersama pihak ketiga, karena memang tidak menggunakan dana pemerintah.

BACA JUGA: HUT ke-64 Nasmoco, Spesial Bazar Mobil Berhadiah  Liburan ke Asia, Eropa, dan Umrah

Sementara itu, Bupati Kudus juga menyambut baik penyelenggaraan PON Beladiri untuk yang pertama kalinya ini. Dia berharap, event ini akan memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat setempat.

”Kami sangat senang dan menyampaikan rasa syukur, karena KONI Pusat memperhatikan Kudus termasuk Djarum Foundation. Kami berharap penyelenggaraan PON Beladiri berdampak pada pariwisata, kuliner, hingga destinasi wisata,” ujar Bupati Sam’ani Intakoris.

Riyan