blank
Indria Mustika, Guru Tata Busana SMKN 2 Jepara bersama Subkor Sejarah dan Kepurbakalaan Disparbud Jepara Lia Supardianik saat membuat film dokumenter kebaya R.A. Kartini yang akan diajukan sebagai salah satu persyaratan pengajuan Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Foto: Hadepe

JEPARA (SUARABARU.ID) – Museum Raden Ajeng (R.A) Kartini Jepara akan akan ekspose Kebaya Kartini, Senin (21/4/2025). “Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kartini di Jepara tahun 2025,” ungkap Subkor Sejarah dan Kepurbakalaan Disparbud Jepara Lia Supardianik, Minggu (20/4/2025).

Direncanakan kegiatan ini akan  dibuka oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo, di Aula Museum R.A Kartini Jepara. Sejumlah organisasi perempuan dan kelompok masyarakat hadir.

Sementara ekspose kebaya Kartini akan dilakukan  oleh Guru Tata Busana SMK Negeri 2 Jepara Indria Mustika yang memadukan ciri-ciri kebaya RA Kartini sebagaimana disampaikan oleh cucu menantu R.A. Kartini, almarhum R.A. Sri Biyantini Budi Susalit saat berkunjung ke Jepara tahun 2013.

Dalam ekspose kebaya Kartini juga akan dihadiri keturunan atau canggah  langsung R.A Kartini Saniyyah Putri Citrani, S.E.

blank

“Momen Hari Kartini di akan lebih istimewa dengan kehadirian sosok keturunan R.A Kartini di museum,” ungkap Lia.

Dalam kesempatan itu, selain akan memberikan kesaksiannya tentang kebaya Kartini, Saniyyah akan menyampaikan gagasannya tentang Kartini Inspirasi lintas generasi dan Negeri.

Acara tersebut akan dibuka dengan penampilan kesenian Kentrung Tiga Wanita dari siswi SMK Negeri N 1 Kedung. “Karena hari Kartini, besok kita akan tampilkan kesenian kentrung dari siswi SMK N 1 Kedung,” ujar Lia Supardianik.

Diperoleh keterangan  kebaya pola   Kartini direncanakan akan  diajukan sebagai Warisan  Budata Takbenda Indonesia tahun 2026 mendatang.

Hadepe