KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) –
Ketua umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana, mengukuhkan dan melantik pengurus KONI Kabupaten Magelang masa bakti 2024-2028, hari ini Sabtu (19/4/25). Adapun yang dilantik di pendapa kabupaten itu sebanyak 35 orang, R Giyat Sasmoyo sebagai ketua umum dan KRAT Setyo Prihandono sebagai ketua harian.
Menurut Bona Ventura, pengukuhan dan pelantikan pengurus KONI kabupaten merupakan satu kesatuan yang harus dilakukan oleh pengurus KONI Jateng. Itu bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu merupakan amanat dari anggaran rumah tangga KONI.
Sekaligus untuk menandai bahwa telah siap melakukan tata kelola organisasi yang baik. Karena dengan tata kelola organisasi yang baik, nantinya akan dapat menghasilkan atlet yang berprestasi. “Kalau mendapatkan atlet berprestasi tentu akan menyejahterakan atlet,” katanya.
Disebutkan, wilayah Kabupaten Magelang meski wilayahnya lebih luas dari Kota Magelang, namun prestasinya lebih bagus Kota Magelang. Itu karena di Kota Magelang ada Akademi Militer (Akmil) dan fasilitasnya lebih lengkap.
Di sisi lain, Kabupaten Magelang punya tempat untuk cabang olahraga Arung Jeram. Terkait adanya kelebihan dan kekurangan, dia minta Ketua KONI R Giat Sasmoyo untuk meningkatkan prestasi. Karena program KONI Jateng bulan ini mulai persiapan menyambut pekan olahraga provinsi (Porprov).
Dia berterima kasih atas prestasi yang telah diraih Kabupaten Magelang. Tanpa kontribusi Kabupaten Magelang, KONI Jateng tidak mungkin mendapatkan prestasi yang spektakuler. “Sepanjang Koni Jateng ikut PON, prestasi tertinggi baru kali ini,” katanya.
Di Papua, kontingen Jateng hanya mendapatkan 27 emas. Namun PON Aceh, Sumut, Jateng mendapatkan 71 emas, 74 perak dan 115 perunggu. Hingga Jateng masuk peringkat lima.
Peringkat tersebut karena Kabupaten Magelang ikut memberikan kontribusi melalui atletnya. “Terima kasih atas kontribusinya,” tuturnya.
Selebihnya harapan dia, tingkatkan prestasi untuk Porprov terlebih dahulu. Itu sebagai sarana untuk persiapan PON di NTB, NTT. Kata kuncinya, serius dalam menjaga pengurus cabang olahraga yang ada.
Agar semangatnya tinggi.
Sisi lain dia mengingatkan, kalau saat ini masih bisa menggunakan dana APBD untuk menopang kegiatan, terakhir pada 25 Oktober 2025. Maka harus berkolaborasi dengan dunia usaha. Karena diperbolehkan mencari sponsor.
Penting

Bupati Grengseng Pamuji dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Mulyanto, menyebutkan, KONI merupakan sebuah organisasi yang memiliki peran strategis dalam pengembangan olahraga, baik tingkat nasional maupun daerah. Dalam upaya membangun masyarakat yang sehat, produktif dan berprestasi. Juga merupakan garda terdepan dalam mencetak atlet unggul, mengembangkan cabang olahraga, serta mendorong budaya olahraga.
Pelantikan pengurus KONI itu merupakan momentum yang sangat penting. Melalui kepengurusan baru, dia percaya KONI Kabupaten Magelang akan semakin kuat dalam menjalankan amanah memperkuat atlet dan memperluas prestasi masyarakat dalam dunia olahraga.
Disampaikan pula, Pemkab Magelang berkomitmen untuk mendukung penuh program KONI. Baik dalam pembinaan atlet, maupun peningkatan kompetisi olahraga di berbagai tingkatan.
Dia berharap sinergi antara pemerintah dan KONI semakin kuat, sehingga olahraga tidak hanya menjadi sarana prestasi. Tapi juga menjadi alat mempererat persatuan dan memperkuat karakter masyarakat. “KONI memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Kabupaten Magelang yang sehat, bugar dan berprestasi,” katanya.
Ditandaskan, pelantikan itu merupakan langkah awal untuk terus bekerja bersama mengembangkan potensi olahraga yang ada dan mencetak generasi yang tidak hanya unggul di lapangan, tetapi juga di kehidupan bermasyarakat.
Terima Kasih
Sementara itu Ketua KONI, Giyat Sasmoyo, berterima kasih karena dipercaya sebagai ketua KONI 2024-2028. Dia mengajak pengurus untuk melakukan pembinaan olahraga prestasi yang lebih baik.
“Ini menjadi PR kita. Mari bahu membahu, gotong royong, membangun olahraga di Kabupaten agar lebih maju,” katanya.
Dia berjanji juga akan melakukan peningkatan kualitas pelatih. Juga berupaya mengikuti kejuaraan. Salah satu programnya, meloloskan atlet dalam Porprov yang akan dilaksanakan 2026 di eks-Karesidenan Semarang.
“Kami mengajak pelaku olahraga untuk meningkatkan prestasinya,” ungkapnya.
Eko Priyono













