blank
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris dan Pimpinan DPRD Kudus usai penandatanganan nota kesepakatan Ranwal RPJMD Kabupaten Kudus 2025-2029. foto: Ali Bustomi

KUDUS (SUARABARU.ID) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus bersama Pemerintah Kabupaten Kudus resmi menyepakati Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kudus 2025–2029.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan oleh Bupati Kudus dan Ketua DPRD Kudus, yang berlangsung di Gedung DPRD pada Kamis (10/4).

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan DPRD Kudus, Sekretaris Daerah Kudus Revlisianto Subekti, para Asisten Sekda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Wakil Ketua DPRD Kudus, H. Anis Hidayat, menjelaskan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi langkah awal dalam proses penyusunan RPJMD Kudus 2025–2029. Dokumen ini nantinya akan dibahas secara mendalam di DPRD sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Berdasarkan Ranwal yang sudah disepakati, kami menargetkan pembahasan RPJMD bisa rampung maksimal dalam enam bulan ke depan,” ujar Anis.

Akomodir Visi-Misi Bupati

Lebih lanjut, Anis menyampaikan bahwa RPJMD 2025–2029 akan mencakup berbagai program strategis yang menjadi bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kudus. Program-program unggulan yang sebelumnya menjadi janji kampanye, akan menjadi prioritas utama dalam rencana pembangunan lima tahun ke depan.

“Yang jelas, RPJMD ini akan mengakomodasi seluruh program yang menjadi visi dan misi kepala daerah,” tegasnya.

RS Internasional dan Jalan Lingkar Utara Masuk Proyek Strategis Daerah

Salah satu poin penting dalam Ranwal RPJMD adalah pembahasan terkait Proyek Strategis Daerah (PSD). Anis mengungkapkan, salah satu usulan utama dari Bupati adalah pembangunan Rumah Sakit Internasional di Kudus.

Tak hanya itu, DPRD juga mengusulkan percepatan pembangunan Jalan Lingkar Utara (Ring Road) sebagai bagian dari proyek strategis. Menurut Anis, jalan lingkar ini nantinya akan menjadi infrastruktur penunjang penting bagi RS Internasional.

“Saya mengusulkan agar pembangunan jalan lingkar utara dimasukkan sebagai Proyek Strategis Daerah, karena akan mendukung akses menuju RS Internasional,” ungkapnya.

Potensi Wisata Kudus Akan Diintegrasikan

Selain infrastruktur kesehatan dan transportasi, DPRD juga mendorong pengembangan sektor pariwisata agar masuk dalam Proyek Strategis Daerah. Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan dan memaksimalkan potensi wisata lokal yang ada di Kabupaten Kudus.

“Termasuk pembangunan infrastruktur wisata, penambahan destinasi, serta dukungan fasilitas penunjang lainnya. Jika masuk dalam proyek strategis, maka pemerintah memiliki kewajiban kuat untuk merealisasikannya,” tandasnya.

Ali Bustomi