blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Wakil Bupati Zaeni Miftah serta Sekda Edi Rianto mengecek jalan rusak di sejumlah wilayah, Senin (10/3).(Foto:SB/Prokopim)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah serta Sekda Edi Rianto meninjau jalan rusak di sejumlah wilayah, Senin (10/3).

Bupati Lilis menyampaikan, kondisi jalan rusak di Kebumen cukup banyak. Menghadapi  karena itu, Lebaran 1446 H tahun ini perlu dilakukan penanganan darurat. Misalnya dengan sistem penambalan atau patching atau bisa juga dengan pengurugan.

“Tentu untuk menyambut Idul Fitri khususnya para pemudik beberapa jalan di Kebumen akan segera dilaksanakan penanganan darurat. Khususnya untuk jalan-jalan pendukung utama, dengan kondisi kerusakan yang cukup parah nantinya akan kita dahulukan,”ujar Lilis.

Ada sejumlah tempat yang dikunjungi Bupati. Titik pertama di ruas jalan Wonosari-Jatisari, Kecamatan Kebumen. Kemudian ruas jalan Dorowati-Podourip Petanahan, lalu berlanjut di Ruas Jalan Meles-Banjareja, Kecamatan Adimulyo.

Bupati dan rombongan bergeser lagi ke ruas jalan Potongan di Semanding Gombong, dan berakhir di Jalan Sapta Marga Gombong.

“Itu tadi beberapa jalan yang sudah kita tinjau, memang tidak semua ya, karena waktu terbatas. Namun dinas sudah memiliki data jalan-jalan mana yang rusak untuk bisa diperbaiki. Khususnya menjelang Lebaran tahun ini, mana yang perlu dilakukan penanganan darurat,”tegas Bupati.

Wakil Bupati Zaeni Miftah menambahkan, penanganan jalan rusak memang perlu dilakukan secara bertahap. Mengingat anggaran APBD terbatas. Terlebih sudah ada Instruksi Presiden (Inpres) tentang efisiensi anggaran, di mana infrastruktur menjadi salah satu yang terkena dampak refocusing.

“Jadi untuk seluruh masyarakat Kebumen mohon kesabarannya. Dengan melihat anggaran yang ada, kita tidak mungkin bisa membangun semua jalan yang rusak, karena pastinya dari sisi anggaran kita tidak cukup, sehingga memang butuh penanganan secara bertahap, tentunya dengan melihat skala prioritas,”tutur Zaini.

Kepala Dinas PUPR Kebumen Joni Hernawan mengatakan, untuk jalan-jalan rusak yang dikunjungi Bupati nanti akan dilakukan perbaikan pada tahun ini. Hanya saja, menjelang Lebaran ini baru bisa dilakukan penanganan darurat, seperti pengurugan dan patching agar mendukung fungsi jalan.

“Untuk Ruas Jalan Wonosari-Jatisari anggaran yang tersedia sekitar Rp 1 miliar, nanti akan di lakukan dengan penangan beton. Insya Allah tahun ini akan dikerjakan setelah lebaran, namun demikan belum tuntas sepanjang ruas jalan”terang Joni.

Menurut Joni, untuk ruas Dorowati-Podourip , kerusakannya itu mencapai 2,49 Km. Nantinya jalan tersebut juga akan dilakukan penanganan bertahap dengan dibeton. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 900 juta dan belum bisa secara tuntas tertangani.

“Untuk mengantisipasi kesiapan Lebaran ini nanti sementara akan kita urug agregat dulu, dan pekerjaan beton setelah Lebaran,”imbuh Joni.

Adapun untuk ruas Meles-Banjareja yang merupakan jalan alternatif mudik mengalami kerusakan sekitar 1 Km. Kebutuhan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar, namun tahun ini baru tersedia Rp 1 miliar.

Untuk sementara waktu, jalan tersebut juga bakal dilakukan pengurugan sebelum lebaran. Sedangkan di Jalan Potongan dan Satpa Marga Gombong akan dilakukan penanganan patching sebelum Lebaran.

Komper Wardopo