Semarang ( SUARABARU.ID ) – Minggu, 08/12/2024, menjadi hari yang bersejarah bagi para pecinta burung berkicau di Semarang. Kembar Single Fighter (Kembar SF) bekerja sama dengan Komunitas Peternak Lovebird Semarang (KPLS) menggelar lomba burung berkicau bertajuk “Piala Kembar SF” di gantangan KPLS yang terletak di Jalan Jaten 1, Pedurungan. Kegiatan ini diadakan untuk memperebutkan piala bergengsi dalam 23 kategori perlombaan. Piala Kembar sf ini sangat menarik, selain kemasan dengan hadiah tanpa potongan, juga diberikannya doorprize menarik disetiap kelasnya oleh kembar sf.
Dwi Setyawan, salah satu inisiator Kembar SF, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta yang hadir. Dalam berbagai hal, Dwi juga meminta maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama acara. “Kami, Kembar SF, adalah tim yang masih kecil dan masih harus banyak belajar. Dengan diadakannya Piala Kembar SF ini, kami ingin mengajak bersilaturahmi dan mendekatkan diri dengan kicau mania,serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai fair play dalam berlomba burung,” terangnya.

Sementara itu, Arif Yumantoro selaku Ketua KPLS menjelaskan bahwa saat ini KPLS sedang berbenah diri. Mereka mengusung beberapa juri dari berbagai event organizer (EO) di Semarang untuk bertugas di latber maupun lomba di KPLS. “untuk Piala Kembar SF ini, kami menghadirkan juri dari BnR, Lindu Aji, dan PMM, selain dari tim kami KPLS. Dengan adanya kolaborasi juri ini, kami berharap penilaian yang jujur dan adil dapat tercapai di setiap lomba di KPLS,” tambah Arif . Ia juga berharap kolaborasi ini dapat memberikan edukasi kepada tim KPLS yang ingin terus berbenah demi kemajuan bersama.
Lomba dimulai pukul 12.00 WIB dan diikuti oleh berbagai jenis burung, antara lain Murai Batu, Cucak Ijo, Kacer, dan Konin. Setiap kategori memiliki standar penilaian yang ketat untuk memastikan kualitas burung yang ditampilkan, mulai dari irama lagu, durasi kerja dan gaya, hingga performa burung selama perlombaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para pecinta burung, namun juga sebagai wujud nyata dari upaya silaturahmi dan kebersamaan antar sesama penghobi burung berkicau.

Kelas Murai Batu menjadi salah satu kategori yang paling dinantikan, mengingat burung ini kini menjadi salah satu kelas yang bergengsi. Murai Batu Pancasila milik Alvino Rent car dari tim Gemah Bersatu tampil mengesankan dengan meraih juara 1 tiket utama Kembar Champion, dengan gaya khas “hepi ngeplay” disertai bongkaran lagu yang bervariasi dan pukulan panjang dengan volume yang keras,berhasil mencuri perhatian juri dan berhak menyandang predikat juara 1.

Sementara itu, Murai Batu Kohaku milik Chandra dari Rombak SF Oemah Murai Semarang juga berhasil meraih kemenangan di kelas Kembar Sejati, performa Kohaku sangat luar biasa, bongkaran irama lagu keluar dari paruhnya, menggelontor licin disertai durasi kerja dari awal hingga akhir. Berkat performanya yang baik dan sesuai pakem penilaian, Kohaku dinobatkan menjadi juara 1.
Secara keseluruhan, lomba burung berkicau Piala Kembar SF berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir. Tim juri kolaborasi yang bertugas menjalankan dengan baik, sementara peserta merasa puas dengan penilaian yang diberikan. Piala Kembar sf ini tidak hanya memperkuat tali persaudaraan antar pecinta burung, tetapi juga menjadi langkah positif bagi perkembangan komunitas kicau mania di Semarang. Dengan semangat kolaborasi dan keinginan untuk terus belajar, diharapkan lomba-lomba selanjutnya akan semakin baik dan berkualitas.
Berikut data Juaranya :


( dwi_Prie )













