GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sejumlah orang menerima pesan dari Kepala Dinas Perhubungan Grobogan, yang isinya pinjam uang senilai Rp 2 juta, dan akan mengembalikan esok harinya.
Tentu saja penerima pesan tersebut tidak percaya. Para relasi yang menerima pesan itu curiga, bahwa nomor WA Kepala dinas Perhubungan Grobogan diretas orang.
Benar, ternyata nomor WA Kepala Dinas Perhubungan Grobogan, Mundakar, diretas Sabtu 6 Juni 2024.
Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub Grobogan Happi Nugrah memberikan konfirmasi atas hal tersebut.
Happi pun mengumumkan kepada sejumlah orang melalui beberapa grup Whatsapp, yang menyatakan bila nomor whatsapp milik Kepala Dishub Grobogan diretas.
Baca juga Satlantas Grobogan Harapkan Bikers Subuhan Jadi Role Model Tertib Lalu Lintas
Kecurigaan jika nomor WA Kepala Dishub Grobogan diretas, lanjut Happi saat grup-grup di Whatsapp Dishub sekira pukul 11.00 WIB setelannya berubah dari umum menjadi privat.
“Jadi sekitar pukul 11.00 WIB, kami curiga ketika setelah grup di Dishub Grobogan tiba-tiba berubah,” jelas Happi kepada wartawan.
Pesan yang dikirim melalui nomor WA Kepala Dishub Grobogan berisi permintaan pinjam uang Rp2 juta kepada nomor relasi yang ada di kontak Whatsapp.
Isi pesannya pinjam uang Kepala Dishub Grobogan Mundakar, dan berjanji akan mengembalikan sore harinya. “Ketika ditanya, alasannya nomor rekeningnya sedang trouble,” tutut Happi.
Setelah mengirim pesan permintaan pinjam uang dan berjanji mengembalikan sore harinya. Nomor Whatsapp Kepala Dishub Grobogan yang diretas kembali mengirimkan pesan. Yakni pesan berupa aplikasi pdf beserta tata cara membukanya.
Namun mereka yang menerima pesan tersebut dan sudah curiga tidak membuka pesan tersebut dan ada yang langsung menghapusnya. “Kami informasikan ke rekan-rekan bahwa nomor Whatsapp Pak Ka Dishub telah di-hack dan ada beberapa rekan yang menanyakan ke kami setelah ada wa dari Pak Mundakar,” ujar Happi.
Kendati demikian, Kabid Prasarana dan Keselamatan Dishub Grobogan Happi memastikan belum ada rekan Kepala Dishub Grobogan yang menjadi korban dari nomor Whatsapp yang diretas.
Happi meminta rekan dan relasi Kepala Dishub Grobogan Mundakar, agar mengabaikan pesan dari nomor Whatsapp tersebut sampai ada informasi lebih lanjut.
Tya Wiedya













