blank
Akhmad Faozi, SE. Ketua DPD Partai Golkar Jepara.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Teka-teki partai koalisi mana saja yang akan mengusung bakal calon bupati (bacabup) Jepara dalam perhelatan pilkada 27 November mendatang sampai dengan hari ini belum ada kepastian.

Pasalnya, beberapa partai pemilik kursi di parlemen masih terkesan wait and see. Meskipun Partai NasDem dan PAN sudah menyatakan dukungan kepada salah satu calon, namun syarat untuk memenuhi 10 kursi belum terpenuhi.

Hal ini dikonfirmasi dari salah satu partai. Ketika suarabaru.id menghubungi Akhmad Faozi, Ketua DPD Partai Golkar Jepara. Sabtu (7/7/2024). Disinggung soal sikap Partai Golkar dalam proses pilkada Jepara, Akhmad Faozi mengatakan bahwa soal rekom masih menunggu dari DPP.

“Pada prinsipnya Partai Golkar masih menunggu instruksi dari DPP terkait kepada siapa rekom akan diberikan. Saat ini ada enam nama bacabup yang mendaftar melalui partai Golkar yang berkasnya sudah kami kirim ke Provinsi”, ujar Faozi.

Adapun soal pertemuan dengan 7 partai (NasDem, PDIP, Demokrat, PAN, PKS, Golkar, Gerindra) yang mempunyai wacana akan membentuk koalisi besar dalam mengusung salah satu bacabup, dengan tegas Faozi mengatakan pertemuan itu tidak bisa dimaknai sebagai koalisi.

“Pertemuan 7 partai beberapa waktu yang lalu hanya sebatas kerjasama dan komunikasi politik. Kita membahas soal Jepara ke depan yang lebih baik. Adapun penandatanganan kerjasama tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan dukung mendukung salah satu calon”, tegas Faozi.

Secara terpisah, Ketua Bapilu Partai Golkar Jepara, Sahli Rais membenarkan pernyataan dari Faozi tersebut. “Golkar masih menunggu rekom dari DPP. Semua calon memiliki peluang yang sama”, ujar Sahli.

“Enam nama bacabup yang secara administrasi telah memenuhi syarat dan diajukan ke tingkat provinsi di antaranya: Dian Kristiandi, KH. Nuruddin Amin (Gus Nung), Mas Iqbal Bejeu, Mas Luluk (LAY), Mas Adib (Farisal Adib), Kyai Mudhofar (Alhusna), Witiarso Utomo dan Mas Hajar (Ibnu Hajar)” beber Sahli.

“Meskipun ada sikap dari DPD Golkar Jepara yang mendukung salah satu calon, kami pastikan itu adalah sikap perseorangan. Belum ada sikap secara resmi dari Partai Golkar Jepara untuk mendukung salah satu calon. DPD Golkar Jepara akan bersikap setelah ada rekom resmi dari DPP”, terang Sahli.

Sebagai informasi, Partai berlambang pohon beringin ini mempunyai jumlah 4 kursi di DPRD Kabupaten Jepara. Saat ini DPP Golkar sedang melakukan survey untuk menentukan calon-calon yang akan diusung dalam pilkada mendatang.

ua