WONOSOBO(SUARABARU.ID)-PT Tirta Investama Pabrik Wonosobo (Aqua Danone) kini memiliki alat ukur resapan dari tindakan konservasi yang dilakukannya.
Wujudnya adalah sumur resapan dengan meteran yang terintegrasi dengan rorak telah dibuat di Desa Kuripan Kecamatan Garung Wonosobo.
Tindakan Konservasi teknis tersebut diceritakan gamblang oleh Basuki Rahmat saat acara buka bersama dengan Komunitas Jurnalis Wonosobo (KJW) di Aroma Resto Tembelang Rojoimo, Rabu (3/4).
“Selama ini kami sudah menanam pohon, menentukan area konservasi, melibatkan masyarakat untuk monitoringnya dan kolaborasi dengan seluruh mitra termasuk media,” kata Steakholder Relation PT Tirta Investama Wonosobo itu.
Menurut Basuki, saat ini, pihaknya telah melengkapi tindakan konservasi dengan alat ukur berupa water mater in and out supaya bisa mendapatkan data / jumlah air yang ditetapkan lebih akurat.
“Sumur resapan yang terintegrasi dengan rorak yang berada di area tangkapan air hujan ini terbukti efektif merasapkan air kedalam tanah, tercatat pada water meter in 867 meter kubik sedangkan outnya 2 meter kubik”, tambahnya.
PT Tirta Investama Aqua Danone Wonosobo disebutkan, memiliki daerah tangkapan air di lereng Bismo dan Sindoro. Di kedua lereng tersebut telah dilakukan program konservasi dengan upaya sipil teknis.
“Sampai dengan saat ini telah tertanam 28.000 batang pohon terdiri dari pohon kopi, alpukat dan suren yang tumbuh kembangnya termonitor secara digital,” bebernya.
Selain itu, lanjut dia, masyarakat juga dilibatkan dengan pemberdayaan dan menggerakkan ekonominya. Tercatat sejumlah 15 jiwa sebagai penerima manfaat.
Selain program lingkungan, Aqua Danone Wonosobo juga mengembangkan program cegah stunting di beberapa desa yang masuk ke dalam lokus stunting sejak tahun 2019 lalu.
Penanganan Stunting

Program tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk menekan angka stunting, menyasar remaja, calon orang tua, anak-anak dan juga semua lembaga terkait. Program dilakukan melalui berbagai kiat seperti Isi Piringku, Dahsyat, Tangkas, edukasi remaja dan Gesit dengan jumlah penerima manfaat secara keseluruhan sebanyak 51.376 orang.
Ketua Komunitas Jurnalis Wonosobo (KJW) Muharno Zarka menyampaikan apresiasinya kepada PT Tirta Investama (Aqua Danone) Wonosobo, yang selama ini telah membangun komunikasi yang baik dengan kalangan media atau wartawan.
“Kami berterima kasih karena komunikasi dengan media bisa dijaga baik. Kami di lapangan selalu mendapatkan update program baik kesehatan dan lingkungan yang sudah dilakukan Aqua Danone Wonosobo,” katanya.
Sementara itu, External Communication Aqua Danone Indonesia Rony Rusdiansyah yang juga turut hadir dalam acara buka bersama menegaskan bahwa media adalah mitra strategis yang bisa saling bersinergi dengan perusahaan, terkait program dan kegiatan yang ada.
Dikatakan, sharing dan buka bersama tersebut, menjadi rangkaian dari safari ramadan yang dilakukan Aqua Danone. Masukan dan saran dari jurnalis dinilai penting sebagai rujukan informasi yang kredibel dan akurat di tengah maraknya informasi hoax yang selama ini beredar di media sosial.
“Kami berharap komunikasi baik dengan semua pemangku kepentingan, khususnya dengan media bisa tetap terjalin dan bisa memberi warna yang bermakna bagi pembangunan Wonosobo,” tutupnya.
Muharno Zarka













