BREBES (SUARABARU.ID) – Mencegah stunting, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes memberikan bantuan ternak kepada keluarga berpenghasilan rendah.
“Selain memberikan tambahan asupan gizi keluarga bantuan itu juga untuk peningkatan ekonomi keluarga. Bantuan ternak selain dikonsumsi juga dikembangbiakan,” kata Kepala DPKH Kabupaten Brebes drh Ismu Subroto di ruang kerjanya, Rabu (1/2/2023).
Upaya perbaikan gizi untuk percepatan penurunan stunting, kata Ismu, adalah dengan menopang ketahanan pangan untuk ketercukupan gizi masyarakat. Melalui program peningkatan kesejahteraan masyarakat peternakan, secara tidak angsung memberikan sumbangsih nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pemberian bantuan ternak juga dapat meningkatkan kesehatan hewan karena ternak tersebut dipelihara dengan baik oleh penerima bantuan sehingga produktivitas hewan juga meningkat. Dengan hasil peternakan yang meningkat maka bisa sebagai penunjang utama dalam ketahanan pangan. Masyarakat dapat mengkonsumsi produk asal hewan seperti daging, susu dan telur.
βDengan konsumsi pangan yang memadai maka asupan gizinya tercukupi dan stunting bisa dicegah juga,β kata Ismu.
Kepala DPKH Brebes melalui APBD 2022 mengalokasikan anggaran untuk bantuan sosial kepada rakyat kategori miskin ekstrem sebesar Rp 300 juta. Target penerima sejumlah 375 KK yang tersebar di Kecamatan Bantarkawung, Larangan, Ketanggungan, Losari, Bulakamba, dan Wanasari. βTiap KK mendapatkan 10 ekor ayam yang terdiri dari 9 ekor ayam betina dan 1 ekor ayam jantan,β kata Ismu.
Bantuan kepada keluarga miskin ekstrem karena mereka terancam anaknya kekurangan gizi. Pemberian Bansos berupa ayam kampung bertujuan untuk memberikan modal usaha peternakan yang dapat dimanfaatkan baik langsung maupun tidak langsung. Dipilihnya Ayam Kampung karena pemeliharaannya lebih mudah dan masyarakat sudah umum membudidayakannya.
Selain itu, ternak ayam kampung langsung dapat dimanfaatkan dengan maksud ayam tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein hewani sebagai lauk. Sedangkan pemanfaatan secara tidak langsung dengan membudidayakan ternak ayam tersebut sehingga dapat dijadikan modal usaha lainnya maupun menjadi modal menambah usaha ternak ayam kembali. Diharapakan bansos pemberian ayam dapat menambah semangat usaha peternakan.
DPKH juga memberikan bantuan sosial berupa pemberian daging ayam dan telur ayam kepada rakyat miskin ekstrim. Bantuan daging dan telur ayam sebagai lauk sumber protein dan gizi yang dapat meningkatkan imunitas dan berat badan penderita stunting.
Sutrisno











