blank
Pengasuh Ponpes Darul I'im, Ustadz Muhammad Bin Farid Al-Mutohhar menyampaikan tausyiah dalam Kajian Islam Mahasiswa dengan tema "Mengenal Kehidupan Rasulullah" di masjid Baitur Rasyid USM pada Kamis (8/9/2022). (Foto:humas USM)

SEMARANG (SUARABARU.ID)- Mengenal kehidupan Rasulullah tidak hanya sebatas mengetahui kebiasaanya tetapi ikut serta mengikuti sunnahnya.

Sebab, kata Rasulullah orang yang menghidupkan sunnahnya yang dekat dengannya.

Hal itu diungkapkan Pengasuh Ponpes Darul I’im, Ustadz Muhammad Bin Farid Al-Mutohhar dalam Kajian Islam Mahasiswa dengan tema “Mengenal Kehidupan Rasulullah” di masjid Baitur Rasyid USM pada Kamis (8/9/2022) pukul 19.30.

blank
Sejumlah mahasiswa mendengarkan tausyiah dari Pengasuh Ponpes Darul I’im, Ustadz Muhammad Bin Farid Al-Mutohhar dalam Kajian Islam Mahasiswa dengan tema “Mengenal Kehidupan Rasulullah” di masjid Baitur Rasyid USM pada Kamis (8/9/2022).

Kegiatan yang diikuti 80 jamaah tersebut dimulai dengan shalawatan bersama.

Dia mengatakan, Rasulullah memiliki kebiasaan setelah memakan roti dan daging membasuh kedua tangannya dengan bersih dan teliti agar tidak membawa sisa makanan, sisa minyak, dan bau kepada orang lain.

Rasulullah mengajarkan umatnya untuk peka dengan keadaan sehingga tidak menyakiti orang lain maka setelah selesai makan dianjurkan untuk mencuci tangan dan memakai minyak wangi untuk menghilangkan bau makanannya.

“Duduknya Rasulullah waktu makan ada 3 cara. Rasulullah makan dengan duduk di lantai dan menggunakan tangan. Rasulullah makan dengan menggunakan nampan yang dapat dimakan secara bersama-sama,” jelasnya.

Pada suatu hari, katanya, Syeh Muhammad Maliki pernah menolak ketika diberi minyak wangi. Padahal Rasulullah mengatakan 3 hal yang makruh untuk ditolak yaitu bantal, susu, dan minyak wangi.

Namun Syech Muhammad Maliki tetap menolak pemberian minyak tersebut dengan alasan minyak tersebut jika bercampur dengan minyak lain akan membuat tangannya menjadi bau sehingga akan mengusik ketenangan orang lain.

”Anjuran Nabi bisa dialihkan jika itu untuk tujuan yang baik,” ungkapnya.

Muhaimin