blank
Rapat koordinasi Pimpinan DPRD bersama Komisi di Blora. Foto: Setwan Blora.

BLORA (SUARABARU.ID) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, Siswanto mengingatkan sekaligus meminta kepada Pemkab Blora, agar segera melaksanakan lelang tender proyek tahun anggaran 2022.

Paska Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melakukan penandatanganan perjanjian hutang atau pinjaman daerah bersama Bank Jateng di Surakarta beberapa waktu lalu.

“Kami minta Pemkab Blora segera melaksanakan tender pengadaan barang dan jasa tahun 2022,” pinta Siswanto saat ditemui di kediamannya, Senin (6/6/2022).

Terutama, lanjut Wakil Ketua DPRD, percepatan proses tender proyek pembangunan dan peningkatan 15 ruas jalan yang ada di wilayah Kabupaten Blora yang dananya bersumber dari pinjaman tersebut.

Awas Kontraktor Hitam

Pada kesempatan itu, Siswanto mengatakan, bahwa pembangunan dan peningkatan 15 ruas jalan tersebut antara lain, Kamolan-Klopoduwur-Ngliron, Ngliron-Kalisari-Wulung, Doplang-Kunduran, Kedungtuban-Galuk, Ngawen-Karangtalun-Banjarejo, Jepon-Karang-Bogorejo, Wulung-Klatak, Pakis-Pelem-Kamolan, Peting-Sumber-Balong-Menden, Blora-Nglangitan, Cabak-Bleboh, Singonegoro-Ketringan, Plumbon-Rowobungkul-Kemiri-Sonokidul, Goa Trawang-Ngumbul-Pelemsengir dan Jalan Halmahera Blora Kota.

“Untuk pembangunan jalan dan peningkatan 15 ruas jalan itu yang bersumber dari pinjaman telah disepakati sebesar anggarannya kurang lebih Rp150 miliar,” ungkap  Siswanto.

Kontraktor Hitam

Siswanto juga berharap, kontraktor pemenang tender harus memiliki kredibilitas dan tidak dalam catatan hitam (blacklist) atas proyek-proyek sebelumnya.