WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kiat mengantisipasi penyakit hepatitis akut misterius, ikut disosialisasikan di forum Loka Karya Mini Lintas Sektoral (LKM-Linsek) Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.
Hadir dalam acara itu, Camat Nguntoronadi Endriyo Rahardjo, Danramil-04 Kapten (Inf) Budi Utama, Kapolsek yang diwakili Aipda Sukarno, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Nguntoronadi I Dokter Harnanto.
Kegiatan yang digelar di Aula Puskemas Nguntoronadi, ini, merupakan LKM-Linsek Tribuna Kedua. Diikuti oleh para pejabat terkait tingkat kecamatan bersama semua Kepala Desa (Kades) dan Lurah se Kecamatan Nguntoronadi, serta para kader kesehatan desa.
Materi yang disampaikan di LKM-Linsek tersebut meliputi sosialisasi penanggulangan Hepatitis dan evaluasi Vaksinasi. Untuk vaksinasi, capaiannya dilaporkan telah memenuhi target.
Dokter Harnanto, menyatakan, untuk pencegahan penyakit hepatitis akut misterius, dapat dilakukan dengan membudayakan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS).
Matang Hiegienis
”Masyarakat harus membiasakan rajin mencuci tangan, memastikan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan matang dan hiegienis,” jelasnya.
Pada prolog sambutannya, Dokter Harnanto, menyebutkan, keberhasilan pembangunan kesehatan memerlukan dukungan semua pihak, termasuk kerjasama dengan lintas sektor yang ada. ”Juga peran serta masyarakat,” tandasnya.
Camat Ngunoronadi, Endriyo Rahardjo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran, yang selama ini bekerja sama dalam menangani pandemi Covid 19. ”Kita harus saling membantu dan bersinergi,” kata Camat Ednriyo Rahardjo.
Termasuk dalam penanganan kasus stunting, harapannya di Tahun 2025 Kecamatan Nguntoronadi ditargetkan terbebas dari stunting. Kepada Ibu-ibu kader kesehatan yang ada bisa menjadi mitra, untuk melakukan percepatan pencapaian target bebas stunting.
Bambang Pur
Antisipasi Hepatitis Akut, Disosialisasikan di Nguntoronadi Wonogiri














