KUDUS (SUARABARU.ID) – HKN (16) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di dapur rumahnya, di Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Rabu (5/5). Polisi masih menyelidiki dugaan pembunuhan atas diri korban yang merupakan siswi di sebuah Madrasah Aliyah ternama di Kudus tersebut.
Informasi yang ada, korban pertama kalinya ditemukan adik kandungnya yang baru pulang dari sekolah. Korban memang sendirian di rumah karena orang tuanya juga pergi bekerja.
“Saat itu saksi melihat tubuh kakaknya sudah dalam kondisi tergeletak di lantai dapur. Melihat hal tersebut, saksi lantas berteriak minta tolong,”kata perangkat desa Kedungdowo, Kris Yulian Anggraini.
Mendengar adanya teriakan tersebut, para tetangga pun berdatangan ke lokasi. Melihat korban sudah dalam keadaan tak bernafas, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan aparat kepolisian.
Saat diperiksa, kondisi korban memang sudah tidak bernyawa lagi. Di tangan korban terdapat lilitan tali plastik serta ada bekas sayatan di pergelangan tangannya.
“Ada tali plastik di tangannya serta ada sayatan di lengannya. Tapi belum diketahui untuk apa,”tambahnya.
Sementara, Kapolsek Kaliwungu, AKP Asnawi menyatakan belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Saat ini, petugas masih membawa jenazah korban ke RS untuk proses otopsi.
Menurut Kapolsek, berdasarkan luka-luka yang ada di tubuh korban, diduga korban meninggal tidak secara wajar. Tim Inavis masih berusaha menyelidiki kasus tersebut.
“Masih dalam penyelidikan, tapi ada dugaan kematian korban tidak wajar,”ujarnya.
Selain memeriksa TKP, polisi juga akan meminta keterangan para saksi yang ada di lokasi kejadian. Kapolsek berharap dalam waktu dekat kasus tersebut bisa segera terungkap.
Tm-Ab













