blank

JEPARA(SUARABARU.ID) – Masyarakat Jepara diminta untuk bersama-sama menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab hakekatnya memakai masker, meghindari kerumunan dan mencuci tangan pakai sabun  adalah untuk melindungi diri kita sendiri dan juga keluarga.

Hal tersebut disampaikian oleh Sekda Jepara Edy Sujatmiko S.Sos, MM, MH yang juga  Wakil ketua Satgas Penanganan Covid-19 Jepara saat diminta tanggapannya terkait dengan semakin meningkatnya angka penyebaran Covid-19 Jepara pada bulan Desember ini.  Bahkan kini angka terakhirnya telah mencapai 3.118 orang.

Menurut Edy, suka tidak suka kebiasaan yang sering disebut sebagai protokol kesehatan tersebut harus dilakukan. “Karena ini adalah budaya baru, maka diperlukan upaya edukasi, baik malalui sosialisasi maupun tindakan yustisi perlu,” ujar Edy Sujadmiko. Semua itu dilakukan untuk melindungi keselamatan warga  masyarakat.

Sementara itu saat ditanya adanya sejumlah pejabat dari berbagai instansi  pemerintah di Jepara yang terkonfirmasi Covid-19, Edy membenarkan.  Namun Edy tidak bersedia  menjelaskan secara rinci. “Sesuai SOP terhadap temuan baru akan dilakukan pelacakan kontak erat dan dekontaminasi,” ujar Edy Sujatmiko.

Dari penelusuran SUARABARU.ID  beberapa pejabat di Jepara telah dinyatakan  positif Covid-19 pada bulan Desember ini.  Diantaranya seorang camat, pejabat Disdukcapil, Dinas Perhubungan, KPU, dan baru saja diumumkan seorang pejabat di Kantor Kementerian Agama. Juga ada organisasi perempuan dan instansi pemerintah lain.

Sedangkan Juru Bicara Satgas Penangan Covid-19, Muh Ali S.Kep, M.MKes Jumat   (11/12-2020) malam    mengumumkan kembali 56 orang warga Jepara terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan pemeriksaan laborat.   Sehari sebelumnya diumumkan juga 26 orang warga Jepara yang terkonfirmasi covid-19.

Sementara itu  Jumat (11/12-2020) kemarin keluarga besar RSUD RA Kartini kembali berduka. Seorang  putra terbaiknya, Agus Arifanto, S.Kep, Ns, 40 tahun yang sejak 24 November dirawat di ruang isolasi RSU RA Kartini gugur dalam perjuangganya melawan Covid-19. “Kami sangat berduka, sebab almarhum telah mengabdi 18 tahun 10 bulan di Rumah Sakit Kartini,” ujar Direktur RSUD RA Kartini dr Dwi Susilowati, M.Kes

Warga Jepara yang kemarin meninggal dan terkonfirmnasi Covid-19 adalah Ny. S, 60 tahun dari kelurahan Bulu.

Hadepe