
Kehadiran budaya bahkan telah menyambut para tamu sejak mereka tiba di lingkungan kampus UKSW. Sejumlah stan etnis menyuguhkan makanan khas dari berbagai daerah, sementara mahasiswa mengenakan pakaian adat yang merepresentasikan identitas etnis masing-masing.
Selain tiga tarian yang dibawakan mahasiswa UKSW, para tamu juga disuguhi Tarian Sesaji Nusantara serta Tari Serimpi Sangopati dari Mangkunegaran.
Keterlibatan mahasiswa UKSW dalam menghadirkan berbagai kesenian dan budaya Nusantara menjadi wujud peran generasi muda dalam merawat dan meneruskan warisan budaya.
Hal ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai ruang pendidikan dan perjumpaan lintas budaya yang mendukung pelestarian budaya, penguatan keberagaman, serta pembangunan berkelanjutan.
Mengangkat tema “Melangit dalam Karya, Membumi dalam Budaya”, Festival Adat Budaya Nusantara VII diselenggarakan UKSW bersama Masyarakat Adat Nusantara (Matra). Perhelatan ini menjadi ruang perjumpaan ratusan raja, sultan, pemangku adat, dan tokoh budaya untuk merayakan keberagaman sekaligus merawat warisan budaya Nusantara.
Melalui kegiatan ini, UKSW berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 yaitu pendidikan berkualitas, SDGs 11 yaitu kota dan komunitas berkelanjutan, SDGs 16 yaitu perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, serta SDGs ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.
Ning S













