Proses evakuasi berlangsung dramatis dan membuat warga yang melihat pada menghela napas panjang. Betapa tidak ? Karena upaya mengangkat sapi dari dalam lubang sumur, diupayakan sedemikian hati-hati. Tujuannya, agar sapi dapat diangkat dalam keadaan selamat.
Lubang sumur yang relatif sempit, membuat tingkat kesulitan tersendiri dalam upaya mengangkat sapi dari dasar sumur. Relawan SAR Wonogiri, memakai teknik vertical rescue dalam mengangkat sapi yang tercebur sumur tersebut.
Ketua SAR Wonogiri AKP Setiyono, menyatakan, evakuasi diawali dengan menurunkan personel relawan SAR ke dasar sumur, untuk kemudian memasangkan tali sling ke tubuh sapi. Sebelum kemudian diangkat pelan-pelan menggunakan crane. Yakni alat mesin berat yang dilengkapi katrol kawat baja, yang memiliki fungsi mengangkat dan memindahkan material secara vertikal.
Untuk tugas evakuasi sapi yang kecebur sumur ini, SAR Wonogiri menurunkan 7 personel, terdiri atas Ridwan Markawadi, Agus Setiawan, Purwanto, Suryono, Eko Susanto, Riyanto Bejo dan Madyo Gondrong (anggota magang).
Kepala Satpol PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Damkar Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, Markas Induk Damkar Wonogiri menerima kontak permohonan bantuan mengevakuasi sapi yang tercebur sumur itu dari Saefudin.
Dua Setengah
Sapi yang tercebur sumur tersebut adalah milik Misno, warga Dusun Ngreco RT 01/RW 17 Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Sapi tersebut terperosok ke dalam sumur, karena lubang sumur tidak dilengkapi dinding pengaman.
Team Fire Fighter Damkar yang diturunkan adalah Regu-2 Pimpinan Komandan Regu (Danru) Suparno dengan anggota terdiri atas Mulyanto, Arie, Dwiky, Aldaka dan Kukuh. Juga melibatkan aparat siaga bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri Teguh, Habib dan Sentot.
Proses evakuasi berlangsung dua setengah jam, yakni dari Pukul 08.00 sampai dengan Pukul 10.30. Begitu sapi berhasil diangkat dari dalam lubang sumur dalam kondisi selamat, disambut lega oleh pemiliknya bersama para tetangga yang berdatangan menyaksikan dari dekat ke lokasi.
Warga menyebutkan, sapi itu awalnya melompat dari kandang, dan lari tanpa arah yang kemudian kecebur ke lubang sumur tua berkedalaman sekitar 6 meter (M). Kejadian ini, berlangsung Senin malam (20/7/26) Pukul 22.00. Pemilik dibantu tetangga, gagal mengangkat sapi itu dari dalam sumur. Karena itu, kemudian pada Pukul 02.30 Selasa dini hari (21/7/26), meminta bantuan ke Damkar dan SAR Wonogiri.
Dinihari itu pula relawan SAR bersama personel Damkar datang ke lokasi. Tapi mereka memutuskan, untuk melakukan evakuasi setelah datang pagi hari.(Bambang Pur)













