blank
Sika Tiler Competition 2026 digelar di Semarang. Foto: Dok/Humas

“Penilaian dewan juri akan didasarkan pada sejumlah aspek penting, tidak hanya berfokus pada kecepatan bekerja, tetapi juga ketepatan teknik pemasangan, tingkat presisi, kualitas hasil akhir, efisiensi waktu, hingga kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja,” terangnya.

Melalui kompetisi ini, Sika Indonesia ingin mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi material bangunan yang semakin modern.

“Kami berharap kompetisi ini mampu melahirkan lebih banyak tenaga terampil yang siap bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di panggung internasional. Kami ingin para ahli pasang keramik Indonesia memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus membawa nama Indonesia di ajang dunia,” tambah Irene.

Kompetisi ini sekaligus menjadi bukti bahwa profesi ahli pasang keramik memiliki peluang berkembang hingga tingkat dunia.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan teknologi material yang terus berkembang, tenaga konstruksi Indonesia diharapkan semakin kompetitif dan mampu bersaing di pasar global.

Ning S