blank
Siswa antusias dan penuh perhatian ikuti arahan pelatih. Foto: Edi Sulton

JEPARA (SUARABARU.ID)– Masa pengenalan lingkungan Sekolah ( MPLS) dan Latihan dasar Kepemimpinan ( LDK) SMK Negeri Jepara diisi materi latihan PBB ( peraturan baris berbaris) selama  hari , Kamis – Jumat ( 16-17 Juli 2026)

Bertindak selaku pelatih Sertu Ede  E. Sulton dan Sertu Ttu dari PALAPARA, Serka Mar Purnomo, Sertu Ttu Wahyu, S, Serda Saa Budiono, Kopka Saa Hadi Santoso dari Posal Jepara, Sertu Sukarmin , Serda Musyakir, Kopdar Aris dari Ki Ang Jepara

blank
Siswa penuh antusias ikuti LBB. Foto: Edi Sulton

Dalam MPLS kali materi ini diberikan di lapangan disesuaikan kemampuan serta daya serap siswa. Juga dalam suasana yang penuh kegembiraan

Kepala SMK Negeri 1 Jepara Dr Sugiyanto menitipkan pesan agar para siswa baru fokus pada sekolah dan selalu menjaga dari pergaulan negatif. fokus berkarya, berinovasi dan mengasah diri untuk menuju masa depan cerah.

Para pelatih PBB dengan dasar militer memberikan materi dasar PBB sesuai porsi dari peserta seperti yang diungkapkan oleh Serka Mar Purnomo, ” Banyak anak yang tidak pernah latihan dan ikut PBB tentu cara saya melatih pelan tidak bisa cepat,” ujar Serka Mar Purnomo.

blank
Siswa penuh perhatian saat menerima pengarahan pelatih. Foto: Edi Sulton

Lain halnya yang dialami Sertu Sukarmin, ia mendapatkan kelas yang punya daya tahan tubuh rendah. ” Awal latihan saya pegang banyak yang pingsan hampir setengah siswa ya tentu kita fokus pada yang masih mampu untuk lanjut, namun kemudian mereka sudah bisa menyesuaikan,” terang Sertu Sukarmin.

Berbeda dengan Serka Mar Purnomo dan Sertu Sukarmin, Sertu Ede E. Sulton dari PALAPARA mendapatkan siswa yang cukup kuat daya tahan tubuhnya. ” Anak yang saya latih cukup mengerti dan memahami meski ada satu atau dua yang agak lemah tapi tidak mengapa , saya selingi yel – yel kecil dan cerita , selain itu perlu motivasi kepada mereka agar tetap semangat mengikuti kegiatan,” terang Sertu Ede E. Sulton.

Dalam latihan PBB di sela – sela jeda latihan ada kata motivasi dari pelatih yang diamanahi pesan dari Kepala sekolah. Para siswa juga dilatih memberikan aba-aba PBB ditunjuk secara acak. Para pelatih menekankan pentingnya bermedia sosial dengan  bijak karena banyaknya berita atau isi / konten bohong yang penuh hasutan/ provokatif. Giat belajar, berkarya , berinovasi.

Hadepe – Edi Sulton