blank
OPERASIONAL - Mobil ambulans operasional PMI saat melayani warga. (foto: dinkominfo)

 

BANDUNG (SUARABARU.ID) –  Perantau asal Kabupaten Kebumen yang berprofesi sebagai pedagang bakso keliling asal Kabupaten Kebumen, Sarjiman (49), meninggal dunia saat berjualan di kawasan Dago Pakar, Kota Bandung, pada Sabtu 11 Juli 2026, sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut keterangan saksi di lokasi, sebelum terjatuh almarhum sempat mengeluhkan dadanya terasa sakit kepada seorang pembeli. Beberapa saat kemudian ia roboh dan dinyatakan meninggal dunia.

Warga sekitar pun segera memberikan pertolongan serta berkoordinasi dengan pihak terkait hingga informasi tersebut diteruskan kepada Paguyuban Jawa Tengah (PJT) Cabang Bandung Raya.

Selama merantau di Bandung, Sarjiman tinggal seorang diri di rumah kontrakan. Adapun seluruh keluarganya berada di kampung halaman.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Farchan Djuniadji, Ketua PJT Cabang Bandung Raya, langsung melakukan koordinasi dengan berbagai instansi, di antaranya Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, dan BAZNAS Kabupaten Kebumen.

Dia mengatakan, setelah koordinasi itu, biaya ambulans dan pemakaman dapat segera diputuskan. Dengan begitu, proses pemulangan jenazah berlangsung tanpa hambatan.

”Jenazah bisa diberangkatkan dari Bandung menuju rumah duka di Kabupaten Kebumen. Alhamdulillah, jenazah tiba di rumah duka pada Ahad, 12 Juli 2026 dan dimakamkan di kampung halamannya,” katanya, Ahad, 12 Juli 2026.

Lebih lanjut Farchan mengatakan, peristiwa itu menjadi pengingat agar semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama perantau masih terus terjaga.

“Kehadiran paguyuban bersama pemerintah dan berbagai pihak telah memberikan pendampingan yang sangat berarti bagi keluarga almarhum di tengah musibah,” ucap dia.

Paguyuban Jawa Tengah (PJT) Cabang Bandung Raya, kata Farchan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan hingga pemulangan jenazah.

Diaz A Abidin