blank
Bupati Setyo Sukarno didampingi Ketua PMI Wonogiri Dokter Dwi Handoyo (kedua dan kesatu dari kanan), menyaksikan kegiatan donor darah massal yang dilaksanakan di Pendapa Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Makna betapa pentingnya setetes darah untuk menyelamatkan nyawa, mewarnai peringatan Hari Dono Darah Sedunia Tahun 2026. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonogiri Pimpinan Dokter Dwi Handoyo, telah menggelar serangkaian kegiatan dalam memperingati Hari DDS Tahun 2026.

Puncak peringatan DDS Tahun 2026, Senin (22/6/26), digelar di Pendapa Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Ikut hadir Bupati Wonogiri Setyo Sukarno beserta jajaran Forkopimda, Camat dan Fokopimcam, Kepala OPD terkait, para Kepala Desa dan Lurah se Kecamatan Tirtomoyo, Pengurus PMI Kabupaten Wonogiri, Kepala Markas PMI Wonogiri, Warjo dan sejumlah tokoh relawan donor darah yang selama ini rutin menyumbangkan darahnya secara sukarela.

Dalam rangkaian tersebut, diserahkan bantuan sumur panthek kepada Kelompok Tani Mulyo Sembodo di Dusun Dologan, Desa Pondoksari, Kecamatan Nguntoronadi, dan kepada Kelompok Tani Ngudi Rezeki Dusun Patuk Kidul, Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri. Juga penyerahan bantuan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada Supriyo di Lingkungan Bamban, Kelurahan Girikikis, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri.

Bersamaan itu, dilakukan pemberian penghargaan kepada pendonor sukarela yang telah lebih 100 kali mendonorkan darahnya dan pemberian motivasi donor oleh Dokter Yoko yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 155 kali. Juga dilakukan pemberian bantuan sembako kepada kelompok sasaran, dan pelaksanaan donor darah massal dengan mendapatkan 110 kantong darah.

Dalam sambutannya, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PMI Kabupaten Wonogiri beserta seluruh relawan yang telah menunjukkan dedikasi dan kepedulian terhadap sesama melalui aksi donor darah. Menurutnya, setetes darah yang didonorkan, bukan hanya memberikan harapan hidup bagi penerima, tetapi juga menjadi simbol nyata semangat gotong royong dan kemanusiaan.

Darah

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kapolsek Tirtomoyo Iptu Yuni Tri Suwarno melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, untuk menjamin keamanan dan kelancaran acara, diturunkan personel Polsek Tirtomoyo bersama prajurit TNI AD dari Koramil 07 Tirtomoyo, melaksanakan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Untuk diketahui, Hari Donor Darah Sedunia diperingati setiap tanggal 14 Juni. Tanggal ini, dipilih untuk menghormati kelahiran Karl Landsteiner. Yakni tokoh ilmuwan penemu sistem golongan darah ABO, yang menjadi dasar transfusi darah modern.

Peringatan Hari DDS, bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketersediaan darah yang aman, sebagai wujud apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pendonor darah sukarela, yang telah menyumbangkan darahnya untuk menyelamatkan nyawa.

Juga dalam upaya mendorong lebih banyak orang untuk menjadi pendonor aktif secara rutin, demi memastikan pasokan darah nasional selalu tercukupi. Berikut untuk membangun kesadaran sosial masyarakat, tentang pentingnya nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.

Tema peringatan Hari DDS Tahun 2026 adalah One Drop of Humanity: Give Blood, Save Lives. Yang dalam bahasa Indonesia, tema ini diterjemahkan menjadi “Setetes Darah untuk Kemanusiaan: Donorkan Darah, Selamatkan Nyawa”. Ini sekaligus sebagai materi kampanye global, mengenai pentingnya membangun solidaritas dan kesadaran, bahwa setiap tetes darah yang didonorkan adalah tindakan kemanusiaan yang sangat berharga untuk melindungi dan menyelamatkan sesama.(Bambang Pur)