blank
Tim Polres Wonogiri bersama Polsek Purwantoro, semalam, memperketat pengamanan di tapal batas Wonogiri (Jateng)-Ponorogo (Jatim), melakukan pemeriksaan pada setiap pelintas batas.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Polres Wonogiri, semalam, memperketat pengamanan di wilayah perbatasan antar Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dengan Jawa Timur (Jatim). Tepatnya di tapal batas Kabupaten Wonogiri (Jateng)-Kabupaten Ponorogo (Jatim), yakni di Desa Biting, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, upaya meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan tersebut, dilakukan berkait dengan adanya acara pengesahan anggota baru pesilat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PPSHT).

Upaya memperketat pengamanan di tapal batas provinsi tersebut, dilakukan sebagai langkah antisipasi adanya pergerakan warga PSHT dari wilayah Jawa Tengah. Utamanya yang akan melaklukan kegiatan pengesahan di Balai Desa Pohijo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Mulai Senin malam (22/6/26) Pukul 20.00, dilakukan tindakan penyekatan di tapal batas sebagai bentuk memperketat pengamanan. Ini dipimpin Kabag Ops Polres Wonogiri Kompol Agus Syamsudin, didampingi Kapolsek Purwantoro Iptu Nugroho Setyo Hartono, Kasat Samapta Iptu Danang Sutrisno. Juga melibatkan para personel dari peleton Pengurai Massa (Raimas) dan anggota Polsek Purwantoro.

Teknis pelaksanaan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di jalur perbatasan. Ada sebanyak 20 kendaraan roda empat dan 14 kendaraan roda dua dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, tidak ditemukan warga PSHT dari Jawa Tengah yang menuju wilayah Jawa Timur, maupun kendaraan yang membawa senjata tajam, minuman keras (Miras), serta barang-barang terlarang lainnya.

Kamtibmas

Mewakili Kapolres, Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengatakan, kegiatan penyekatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Wonogiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di wilayah perbatasan.

Polres Wonogiri bersama jajaran terus melakukan langkah preventif melalui patroli dan penyekatan, guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas. ”Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berjalan aman, tertib dan kondusif,” ujar AKP Anom Prabowo.

Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, personel gabungan juga melaksanakan patroli mobiling dan siaga di kawasan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur, sampai selesainya kegiatan pengesahan PSHT di Balai Desa Pohijo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

PSHT adalah salah satu organisasi perguruan pencak silat tertua dan terbesar di Indonesia, yang berpusat di Kota Madiun, Jawa Timur. Mememiliki cabang dan ranting yang menyebar di seluruh pelosok Tanah Air, termasuk di Kabupaten Wonogiri. Menjadi tradisi tahunan, setiap datang Bulan Sura, PSHT selalu melakukan pengesahan secara massal anggota baru.(Bambang Pur)