blank
Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Julianto simbolis menyerahkan kunci rumah kepada penerima program bedah rumah, Margono. Foto: Dok/Humas

“Alhamdulillah hari ini kita telah melaksanakan bedah rumah milik Mas Margono yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu. Atas inisiatif rekan-rekan komunitas ojek online, kami dari Polda Jateng memfasilitasi pelaksanaan renovasi bersama pemerintah daerah, warga sekitar, dan pihak-pihak lain yang tergerak untuk membantu. Semoga rumah ini membawa berkah dan manfaat bagi keluarga penerima,” ujarnya.

Kini, rumah seluas sekitar 80 meter persegi tersebut tampil dengan wajah baru. Selain memiliki tiga kamar tidur, dua kamar mandi, dan satu ruang keluarga, seluruh lantainya telah dipasang keramik sehingga memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi penghuninya.

Margono mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, rumah yang sebelumnya hancur total akibat kebakaran kini bahkan memiliki kondisi yang lebih baik dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah kami merasa senang dan terharu. Sejak musibah kebakaran kami terpaksa tinggal di rumah saudara. Sekarang rumah kami sudah direnovasi, mulai dari tampilan depan, kamar, lantai, atap, plafon hingga kusennya semuanya menjadi lebih bagus. Terima kasih kepada Polda Jawa Tengah, khususnya kepada Dirreskrimsus, yang telah memfasilitasi program bedah rumah ini,” ungkapnya.

Camat Candisari Cipto Nugroho menyampaikan apresiasi kepada Polda Jateng atas kepeduliannya terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Candisari dan Pemerintah Kota Semarang, kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jateng yang telah memfasilitasi bedah rumah bagi warga kami,” ujarnya.

Berkat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, rumah Margono kini bisa kembali ditempati oleh pemiliknya bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menyebut, bakti sosial seperti bedah rumah merupakan salah satu wujud nyata semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat.

Ia berharap berbagai kegiatan sosial yang digelar selama rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif bagi kehidupan warga.

“Peringatan Hari Bhayangkara ke 80 menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Program bedah rumah ini mencerminkan semangat gotong royong, empati, dan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas, serta warga dalam membantu sesama yang sedang mengalami musibah,” jelasnya.

Artanto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan keamanan instalasi listrik di rumah masing-masing, guna mencegah terjadinya musibah kebakaran.

Ning S