KUDUS (SUARABARU.ID) – Turnamen Kapolres Kudus Cup E-Sport 2026 Season 2 resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Sebanyak 32 tim terbaik siap beradu strategi dan kemampuan dalam kompetisi yang mempertandingkan dua gim populer, yakni Mobile Legends dan Free Fire.
Pembukaan turnamen berlangsung di Kantor Pelayanan Terpadu Polres Kudus, Senin (8/6/2026) sore, dan dibuka langsung oleh Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua KONI Kabupaten Kudus Sulistiyant, perwakilan Disdikpora Kudus, para pejabat utama Polres Kudus, Kapolsek jajaran, panitia, serta puluhan peserta yang akan bertanding selama turnamen berlangsung.
Polres Kudus Dorong Generasi Muda Berprestasi Lewat E-Sport
Ketua Panitia Kapolres Kudus Cup E-Sport 2026 Season 2, Salvi Immawan, mengatakan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para gamer, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda agar lebih produktif dan berprestasi.
Menurutnya, perkembangan dunia e-sport perlu diarahkan ke kegiatan yang positif sehingga dapat menjadi wadah penyaluran bakat, kreativitas, dan semangat kompetitif anak muda.
“Melalui turnamen ini, kami ingin memberikan ruang bagi para remaja untuk berkompetisi secara sehat, membangun jejaring pertemanan, sekaligus menunjukkan kemampuan dan prestasi yang mereka miliki,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan positif seperti e-sport juga dapat menjadi alternatif untuk mencegah berbagai perilaku negatif di kalangan remaja, termasuk tawuran dan kenakalan remaja lainnya.
Ketua KONI Kabupaten Kudus, Sulistiyanto, memberikan apresiasi atas inisiatif Polres Kudus yang konsisten mendukung perkembangan olahraga elektronik di daerah.
Menurutnya, e-sport di Kabupaten Kudus berkembang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir dan telah melahirkan sejumlah atlet yang mampu bersaing hingga tingkat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“E-sport saat ini bukan lagi sekadar hobi atau hiburan. Ini sudah menjadi cabang olahraga prestasi yang memiliki masa depan dan peluang besar bagi generasi muda,” katanya.
Sulistiyanto juga mengungkapkan bahwa para juara dalam turnamen Kapolres Kudus Cup Season 2 nantinya berpeluang menjadi wakil Polres Kudus pada ajang e-sport tingkat Polda.
Kapolres Kudus Ajak Gamer Tunjukkan Prestasi dan Sportivitas
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menegaskan bahwa e-sport kini telah menjadi salah satu ruang prestasi baru bagi generasi muda di era digital.
Melalui penyelenggaraan Kapolres Kudus Cup E-Sport 2026 Season 2, Polres Kudus ingin mendorong dunia gaming agar berkembang ke arah yang lebih positif, kompetitif, dan berkarakter.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya mahir bermain game, tetapi juga memiliki etika digital yang baik, mampu bekerja sama dalam tim, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai fair play,” tegasnya.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga sportivitas dan menghormati setiap aturan yang berlaku selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam sebuah kompetisi. Nilai kebersamaan, sikap saling menghargai, dan kedisiplinan justru menjadi modal penting dalam membangun karakter generasi muda.
AKBP Heru juga mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan teknologi secara bijak serta mampu menyeimbangkan aktivitas bermain game dengan belajar, berolahraga, dan berinteraksi di lingkungan sosial.
“Jangan membuktikan eksistensi diri melalui tindakan negatif. Tunjukkan melalui prestasi, karya, dan sikap yang membanggakan diri sendiri, keluarga, maupun daerah,” tandasnya.
Usai memberikan sambutan, AKBP Heru Dwi Purnomo secara resmi membuka Turnamen Kapolres Kudus Cup E-Sport 2026 Season 2, yang menjadi salah satu ajang e-sport terbesar di Kabupaten Kudus dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Ali Bustomi













