blank
Kakanwil Ditjenpas Jateng, Mardi Santoso pimpin pengambilan sumpah 10 PNS. Foto: Dok/Humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kanwil.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso pada Senin (8/6/2026).

Sebanyak 10 Pegawai Negeri Sipil Golongan III resmi dilantik dan diambil sumpahnya. Mereka terdiri atas lima dokter dan lima pejabat fungsional tertentu yang menjalankan tugas di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah.

Mardi menegaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah merupakan momentum penting yang menandai komitmen pegawai sebagai aparatur negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah ini harus dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab moral, profesional, dan spiritual dalam menjalankan tugas. Jadilah ASN yang berintegritas, disiplin, loyal terhadap organisasi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Pemasyarakatan,” tegas Mardi.

Mardi mengatakan, status PNS harus dibarengi dengan peningkatan kualitas diri dan kesadaran akan amanah yang diemban sebagai pelayan publik.

“Setelah resmi menjadi PNS, saudara memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Tunjukkan dedikasi, terus belajar, jangan cepat berpuas diri, dan jadilah teladan dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan bermasyarakat. Kepercayaan yang diberikan negara harus dijawab dengan kinerja yang profesional dan penuh integritas,” ujarnya.

Mardi juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik institusi di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

“Setiap tindakan dan perilaku mencerminkan wajah organisasi. Jagalah etika, kedisiplinan, dan profesionalisme, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari. ASN Pemasyarakatan harus mampu menjadi pribadi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan,” pesannya.

Salah satu pegawai yang dilantik, Brylian Fandhi mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan. Menurutnya, status sebagai Pegawai Negeri Sipil merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi.

“Bersyukur dan bangga bisa resmi menjadi PNS. Ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat. Saya siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Pemasyarakatan,” ungkapnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan para pegawai yang telah resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil dapat semakin memperkuat kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan di Jawa Tengah, serta memberikan kontribusi positif bagi organisasi dan masyarakat.

Ning S