SRAGEN (SUARABARU.ID) – Kehangatan terasa di sebuah rumah sederhana milik Edi, warga Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Di sela pelaksanaan program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, beberapa anggota Satgas tampak duduk santai berbincang bersama warga, Senin (11/5/2026).
Dari obrolan ringan itulah lahir sebuah harapan besar seorang ayah yang ingin melihat anaknya kelak menjadi prajurit TNI.
Momen sederhana tersebut berubah menjadi percakapan penuh makna tentang pengabdian, keteladanan, dan kedekatan TNI dengan rakyat. Edi mengaku kagum melihat sikap anggota Satgas TMMD yang menurutnya tidak hanya bekerja membangun desa, tetapi juga mampu menyatu dengan masyarakat.
“Melihat bapak-bapak TNI bekerja di sini, saya jadi bangga. Mereka ramah, sederhana, dan dekat dengan warga. Saya berharap anak saya nanti bisa seperti mereka,” ungkap Edi penuh harap.
Program Kodim 0725/Sragen melalui TMMD Reguler ke-128 memang tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa jalan dan rumah warga, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat desa.
Kehadiran anggota Satgas di Desa Puro meninggalkan kesan mendalam bagi warga. Mereka melihat langsung bagaimana para prajurit bekerja tanpa mengenal lelah, membantu warga dengan penuh kepedulian, hingga membaur dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Bagi Edi, sikap humanis itulah yang membuat sosok TNI begitu dihormati. Menurutnya, pengabdian yang ditunjukkan para anggota Satgas menjadi teladan bagi generasi muda di desanya.
TMMD di Desa Puro bukan sekadar program pembangunan. Di balik aktivitas pengecoran jalan dan pembangunan fasilitas desa, tersimpan nilai-nilai kebersamaan dan inspirasi yang tumbuh di tengah masyarakat.
Dari rumah sederhana milik Edi, lahir sebuah cita-cita yang berangkat dari kekaguman terhadap pengabdian TNI kepada rakyat. Harapan seorang ayah itu menjadi bukti bahwa kehadiran TMMD bukan hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga menanamkan semangat pengabdian dan cinta tanah air bagi masyarakat.
Agus S













