blank
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno (kanan) saat tampil menjadi inspektur upacara peringatan Hari Otda Ke-XXX dan Hardiknas Tahun 2026.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, menyampaikan apresiasi atas kontribusi semua pihak dalam pelaksanaan Otonomi Daerah (Otda), dan ikut memajukan sektor pendidikan dalam satu sinergi berkelanjutan. Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, menjadi pilar utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan dan akuntabel.

Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, Bupati menyampaikan hal itu Senin (4/5/26), saat tampil menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Otda Ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Upacara peringatan kedua hari tersebut, dilaksanakan di Halaman Pendapa Kabupaten Wonogiri, ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih.

Ikut hadir Wakil Bupati Imron Rizkyarno, jajaran Forkompimda bersama para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurut Bupati, otonomi memberikan ruang bagi Pemda untuk berinovasi dan mengembangkan potensi lokal, yang dalam pelaksanaannya harus tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena itu, keseimbangan antara kemandirian daerah dan kepentingan nasional harus senantiasa dijaga. Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.

Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal, untuk secara bersama-sama mewujudkan Asta Cita untuk mewujudkan harapan bangsa Indonesia, melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sebagaimana ditegaskan oleh Presiden Prabowo Subianto, bahwa kesatuan visi, arah kebijakan strategis serta langkah implementasi yang sinkron dan berkelanjutan di setiap tingkatan pemerintahan, menjadi salah satu kekuatan utama Bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan besar menuju Indonesia Emas.

Hal-hal strategis yang perlu menjadi perhatian utama untuk mewujudkannya, terangkum dalam Delapan Klaster Program Kerja Prioritas Nasional yang terbagi dalam klaster sebagai berikut: Pertama, kedaulatan pangan Kedua, kemandirian energi dan air. Ketiga, pendidikan. Keempat, kesehatan. Kelima, hilirisasi dan industrialisasi. Keenam, infrastruktur, perumahan dan ketahanan bencana. Ketujuh, ekonomi kerakyatan dan desa. Kedelapan, penurunan kemiskinan.

Membanggakan

Sebagai tindak lanjut dari pedoman tersebut, setiap daerah berwenang menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat untuk menghadapi berbagai tantangan global seperti ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi.

Dalam hal implementasi Otda, Pemkab Wonogiri meraih hasil yang membanggakan dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional Tahun 2025. Di mana skor dan status kinerja penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Wonogiri dari 415 Kabupaten secara nasional, menempati posisi ke 27 dengan nilai 3,4158, yang masuk dalam kategori Tinggi. ”Inilah prestasi kita semua yang menjadi kebanggaan bersama, menjadi landasan ke depan untuk menjadikan Kabupaten Wonogiri yang semakin baik dan sejahtera,” tandas Bupati.

Peringatan Hardiknas Tahun 2026 mengambil tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Tema ini, mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, hingga pelajar dan orang tua, untuk berpartisipasi aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Selaras dengan tema ini, Pemkab Wonogiri memberikan perhatian pada sektor pendidikan, melalui program pendidikan gratis, seragam sekolah gratis, dan pemberian beasiswa untuk mahasiswa berprestasi, serta penyediaan sarana dan prasarana (Sarpras) penunjang proses belajar mengajar. Inilah bentuk dukungan, bentuk intervensi langsung pemerintah untuk memastikan setiap anak usia sekolah di Kabupaten Wonogiri dapat menyelesaikan waktu belajar tanpa harus berhenti di tengah jalan atau putus sekolah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati yang baik ini, menghaturkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan juga segenap insan pendidikan di Kabupaten Wonogiri yang terus bersemangat meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan.

Kata Bupati, pemerintah pusat menetapkan Bulan Mei sebagai bulan pendidikan. Ini juga bersamaan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-285 Kabupaten Wonogiri Tahun 2026. Dua agenda ini, tandas Bupati, kiranya dapat dilaksanakan secara bersamaan. Dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, serta menjadi penguat tema Peringatan Harjadi Kabupaten Wonogiri tahun ini, yakni “Manunggal Sedya”, yang menunjukkan satu tekad bersama untuk meraih tujuan bersama.(Bambang Pur)