blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan suaminya Mohammad Yahya Fuad ikut menari kolosal bersama siswa-siswi pada peringatan Hardiknas di halaman Pendopo Kabumian, Sabtu 2/5.(Foto:SB/Kominfo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Kebumen 2 Mei 2006 berlangsung meriah dengan penampilan tari kolosal serta bertabur hadiah lomba.

Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan menampilkan tarian kolosal yang memukau dalam rangka memperingati Hardiknas) Tahun 2026 di Halaman Pendopo Kabumian, Sabtu (2/5)  2026).

Kemeriahan pra-acara diawali dengan pameran seni rupa siswa yang berjajar rapi mengelilingi lokasi upacara. Pertunjukan seni dibuka oleh penampilan lima siswa SMPN 1 Karanganyar yang membawakan Tari Ngruwat Jagat sebagai simbol syukur atas hasil bumi.

Suasana semakin meriah saat 33 siswa SD se-Kecamatan Alian membawakan Tari Gunungan, disusul oleh 44 siswa SMPN 5 Kebumen dengan Tari Paksi Pakis yang membawa pesan pelestarian alam.

blank
Para penari sisaw-siswi di Kebumen mengisi hiburan pada peringatan Hardiknas di halaman Pendopo Kabumian, Sabtu 2/5.(Foto:SB/Kominfo)

Sebagai penutup rangkaian seni, tarian kolosal Rukun Sama Teman ditampilkan secara gabungan oleh seluruh penari bersama puluhan siswa dari SDN 1 Kutosari, SDN 4 Kutosari, dan SDN 5 Bumirejo. Tarian ini terinspirasi dari karya musik Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti.

Adapun upacara dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Hadir pula jajaran Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr.Faiz Alauddien Reza Mardhika, serta para pimpinan OPD, BUMD, dan tokoh pendidikan.

Dalam amanatnya, Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan pentingnya refleksi spirit “Sistem Among” Ki Hajar Dewantara.

Pemerintah menegaskan komitmennya melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan lima kebijakan strategis.

“Kebijakan tersebut mencakup revitalisasi 16.167 satuan pendidikan, distribusi Papan Interaktif Digital, hingga peningkatan kesejahteraan guru melalui beasiswa RPL senilai Rp3 juta per semester serta tunjangan sertifikasi yang kini ditransfer setiap bulan,” jelas Bupati.

Selain itu, penguatan karakter melalui budaya sekolah ASRI dan program Makan Bergizi Gratis menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama suaminya Mohammad Yahya Fuad, Sekda Edi Rianto, anggota DPRD Jateng .Faiz Alauddien Reza Mardhika dan Kepala Disdikpora Agus Sunaryo foto bareng para pelajar pada peringatan Hardiknas Sabtu 2/5.(Foto:SB/Kominfo)

Sehabis upacara dan hiburan dilanjutkan dengan sesi pemberian penghargaan kepada para juara Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Kebumen tahun 2026 sebagai berikut:

Cabang Mendongeng:

Juara 1 diraih oleh Dinda Tsaqib Aulia dari SMPN 1 Kebumen dengan hadiah Rp1.000.000.

Cabang Ilustrasi: Juara 1 dimenangkan oleh Askanah Havika dari SMPN 2 Ayah dengan hadiah Rp1.000.000.

Cabang Menulis Cerita: Juara 1 disabet oleh Talitha Shabir dari SMPN 1 Kebumen dengan hadiah Rp1.000.000.

Cabang Menyanyi Solo: Juara 1 diberikan kepada Nayshila Rozika dari SMPN 1 Sempor dengan hadiah Rp1.000.000.

Cabang Pantomim: Juara 1 diraih oleh pasangan Dimas Setiawan dan M. Yusran Alim Muhsin dari SMPN 1 Buluspesantren dengan hadiah Rp1.000.000.

Cabang Desain Batik: Juara 1 dimenangkan oleh Gatot Priyo Aswaja dari SMPN 2 Prembun dengan hadiah Rp1.000.000.

Cabang Ansambel Campuran 3 Alat Musik: Juara 1 diraih oleh Muhammad Javiero Akbar dkk dari SMPN 1 Kebumen dengan hadiah Rp1.000.000.

Cabang Kreativitas Musik Tradisional: Juara 1 dimenangkan oleh Firda Agustin Ramadani dkk dari SMPN 1 Kebumen dengan hadiah Rp1.750.000.

Cabang Tari Kreasi: Juara 1 disabet oleh Ahluss Suffah Isna Lyanita dari SMPN 1 Buayan dengan hadiah Rp1.750.000.

Cabang Tari Cepetan: Juara 1 diraih oleh Khasnah Wafiqoh dari SMPN 1 Buayan dengan hadiah Rp1.750.000.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan duet lagu “Doa Tulus Pemimpinku” oleh Nanda Raka Pramudya dan Kanahaya Putri Rahadhian.

Komper Wardopo