SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (DPD IKAL) Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus Halal Bihalal di Pendopo Kautaman, Gunungpati, Minggu 3 Mei 2026.
Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus meneguhkan komitmen sosial bagi masyarakat.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum IKAL Lemhannas RI, Prof. Purnomo Yusgiantoro, serta seluruh jajaran pengurus DPD IKAL Jateng di bawah kepemimpinan Prof. Sri Puryono.
Dalam sambutannya, Prof. Purnomo Yusgiantoro memberikan mandat khusus agar IKAL Jateng tampil sebagai pionir bagi DPD lainnya di Indonesia.
Dirinya menekankan bahwa Jawa Tengah memiliki posisi strategis dan potensi besar untuk menginisiasi gerakan-gerakan kebangsaan yang inovatif.
“Saya menghendaki IKAL Jateng menjadi pionir. Selain karena kapasitas pengurusnya, Semarang adalah tanah kelahiran saya. Saya ingin melihat Jateng menjadi contoh teladan dalam pengabdian kepada bangsa,” tegas Prof. Purnomo.
Satu hal yang menjadi sorotan dalam acara ini adalah rencana besar Prof. Purnomo Yusgiantoro untuk mendirikan sebuah yayasan sosial. Yayasan ini dipastikan akan bersifat non-profit dan non-partisan, dengan fokus utama pada pendidikan generasi muda.
Dengan adanya beasiswa pendidikan, yayasan ini berkomitmen mendidik generasi muda melalui pemberian beasiswa, baik untuk jenjang sekolah maupun perguruan tinggi.
Harapannya dengan adanya yuayasan ini maka menjadi investasi masa depan, langkah ini diambil untuk memastikan tongkat estafet kepemimpinan bangsa dipegang oleh generasi yang kompeten dan terdidik.
“Dengan adanya harapan tersebut, kami menyatakan kesiapan untuk membawa organisasi bekerja lebih keras dan profesional,” kata Ketua DPD IKAL Jateng, Prof. Sri Puryono.
Acara yang berlangsung di Pendopo Kautaman tersebut berjalan dalam suasana kekeluargaan yang kental.
Sesi penjaringan aspirasi menjadi momen bagi pengurus untuk menyampaikan ide-ide segar demi kemajuan organisasi.
“Dengan sinergi antara visi pusat dan kerja keras daerah, IKAL Jateng optimistis dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan di Jawa Tengah dan indonesia secara luas,” kata Prof. Sri Puryono.













