blank
Foto bersama jajaran Pengurus DPC PERSAGI Jepara dan tamu undangan. Foto: Tyas

JEPARA (SUARABARU.ID) – Suasana hangat dan penuh khidmat menyelimuti pelantikan jajaran pengurus baru Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Ahli Gizi (DPC PERSAGI) Kabupaten Jepara periode 2026–2031 yang digelar di Lucca Ballroom, Minggu (26/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara yang juga mewakili Ketua Satgas MBG Kabupaten Jepara, para ketua organisasi profesi kesehatan se-Kabupaten Jepara, jajaran pengurus DPC PERSAGI, sesepuh PERSAGI, serta peserta Seminar Nasional dari SPPG. Antusiasme peserta juga terasa dari kehadiran daring melalui Zoom Meeting dan Live streaming melalui kanal YouTube DPC PERSAGI Jepara.

blank
Penandatanganan berita acara Pelantikan Pengurus DPC Persagi Jepara disaksikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat DKK JEPARA dan Bapak Kukuh (Sesepuh Persagi Jepara). Foto: Tyas

Acara diawali dengan laporan Ketua DPC PERSAGI Jepara periode 2020–2025, Wiwid Widiyatni, S.Gz, M.Gizi. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Kongres Cabang DPC PERSAGI Jepara yang diselenggarakan pada 10 Januari 2026.

Pada periode kepengurusan yang baru, Nursiana Puspitaningtyas resmi dipercaya menahkodai DPC PERSAGI Jepara  2026–2031 bersama jajaran pengurus yang telah disusun. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam proses regenerasi organisasi sekaligus upaya penyegaran untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja PERSAGI di daerah.

blank
Penyerahan cinderamata Seminar Nasional, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Hadi Sarwoko, SKM, MMKes, MM. Foto: Tyas

Dalam struktur baru tersebut, organisasi diperkuat dengan lima bidang strategis yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai program perbaikan gizi di Kabupaten Jepara.

Dalam sambutan perdananya, ketua DPC PERSAGI Jepara terpilih mengajak seluruh pengurus untuk tidak sekadar menjadi bagian dari struktur organisasi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam setiap program yang dijalankan.

“Jangan hanya hadir sebagai pengurus, tetapi hadirkan dampak,” pesannya, menegaskan semangat kolaborasi dan aksi.

blank
Penyerahan Cinderamata untuk Ketua Organisasi Profesi Kesehatan Se Jepara dan tamu undangan. Foto: Tyas

Sementara itu, Ketua DPD PERSAGI Jawa Tengah, Bambang Supangkat, SKM, M.Si, dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar kepengurusan yang baru dapat bekerja lebih profesional, menjunjung tinggi integritas, serta mampu meningkatkan kontribusi organisasi dalam menghadapi tantangan gizi yang kian kompleks.

Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional sebagai rangkaian pembuka program kerja. Dalam keynote speech yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Hadi Sarwoko, SKM, MMKes, MM—mewakili Ketua Satgas MBG—ditekankan bahwa program MBG menjadi salah satu strategi unggulan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan memperkuat ketahanan pangan di Jepara. Fokus intervensi diarahkan pada anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

Materi seminar turut diperkaya oleh paparan Sri Yuniati Hartiningrum SKM , M.Si, RD yang menekankan pentingnya pendekatan edukatif dalam pelaksanaan MBG. Ia memperkenalkan konsep “kelas gizi berjalan”, yakni integrasi antara pemberian makanan dan edukasi gizi secara langsung.

“Membagikan makanan tanpa memberi pemahaman kepada penerima manfaat tentang pentingnya konsumsi sayur atau protein adalah pemborosan kesempatan. Setiap sesi makan harus menjadi sarana edukasi,” ungkapnya.

Seminar berlangsung interaktif dengan diskusi hangat antara peserta luring dan daring. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, meninggalkan semangat baru bagi seluruh pengurus dan peserta untuk terus berkontribusi dalam upaya peningkatan gizi masyarakat.

Dengan pelantikan ini, DPC PERSAGI Jepara diharapkan semakin solid dan adaptif dalam menjawab tantangan gizi ke depan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas.

Hadepe – Tyas