SEMARANG (SUARABARU.ID) – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan kelas dunia melalui penyelenggaraan Upacara Wisuda ke-182 yang berlangsung di Muladi Dome, Kampus Tembalang.
Acara sakral yang digelar selama tiga hari, 27–29 April 2026, ini menjadi momen bersejarah bagi 2.479 wisudawan yang siap terjun memberikan kontribusi nyata bagi peradaban.
Ketua Senat Akademik UNDIP, Prof. Tri Winarni Agustini, menekankan bahwa keberhasilan para wisudawan merupakan buah sinergi antara kerja keras akademik dan dukungan keluarga.
“Saya berharap lulusan UNDIP mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat, berbekal kompetensi yang telah diasah selama masa studi,” katanya.
Sementara itu, Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, dalam orasi ilmiahnya menyampaikan rasa bangga atas capaian universitas yang kini menempati peringkat ke-624 dalam QS World University Rankings 2026.
“UNDIP masuk dalam jajaran 10 besar perguruan tinggi di Indonesia dengan tingkat keterserapan kerja lulusan yang sangat tinggi. Ini membuktikan bahwa lulusan kita adalah individu tangguh, pekerja keras, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap profesi,” katanya.
Sejalan dengan tagline “UNDIP Bermartabat dan Bermanfaat”, Suharnomo memaparkan berbagai inovasi hilirisasi riset yang telah dirasakan langsung oleh warga, mulai dari mesin desalinasi air laut di pesisir Jawa Tengah hingga teknologi pertanian salin untuk ketahanan pangan.
Lebih jauh dirinya juga berpesan agar para alumni senantiasa menjaga integritas dan menjauhi kebiasaan mengeluh dalam menghadapi tantangan zaman.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Heru Susanto, melaporkan performa akademik yang luar biasa pada periode kelulusan ini.
Dari total 2.479 wisudawan, sebanyak 1.751 orang atau 70,63 persen berhasil meraih predikat Cumlaude. Beberapa lulusan program Doktor bahkan mencatatkan prestasi impresif dengan publikasi ilmiah internasional yang produktif.
Selain prestasi akademik, momentum wisuda ini juga merayakan kegemilangan mahasiswa di ajang nasional dan internasional, termasuk raihan juara pertama Pilmapres 2025 dan keberhasilan tim Antawirya di ajang Shell Eco-Marathon 2026.
“Dengan berakhirnya rangkaian upacara ini, para alumni baru diharapkan dapat mengibarkan panji Diponegoro dan menjadi solusi atas berbagai permasalahan bangsa di kancah global,” katanya.
Hery Priyono













