KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Dua warga Desa Tersobo RT 03 RW 01, Kecamatan Prembun, Kebumen, Sudiman (55) dan Ari Susanto (40), Rabu (29/4) meninggal di dalam sumur sedalam 8 meter.
Kedua korban diduga kehabisan nafas di dalam sumur. Awalnya Sudiman berniat mengambil ember yang jatuh ke sumur sedalam 8 meter. Kedalaman air sekitar 1,5 meter. Namun baru turun di sumur dia merasa sesak nafas dan meminta tolong.
Tanpa berpikir panjang, Aris Susanto langsung mencebur ke dalam sumur untuk menolong. Namun nahas, keduanya sama-sama lemas dan meninggal di dalam sumur. Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke perangkat desa yang meneruskan ke Forkompimcam Prembun serta BPBD Kebumen.
Tim BPBD Kebumen bersama Basarnas, Damkar, PMI dan Polsek serta Koramil setempat. Bahkan BPBD juga melibatkan tim penyelam serta masyarakat setempat.

Setelah beberapa waktu kedua korban bisa diangkat dengan peralatan SAR serta terlebih dahulu menyedot air sumur. Namun keduanya sudah tak bernyawa karena mengalami sesak nafas. Dugaan kuat dasar sumur mengandung gas beracun sehingga saat salah satu warga masuk dalam sumur langsung lemas.
Humas Pusdalops BPBD Kebumen Heri Purwoto menjelaskan, peristiwa dua warga terjebur sumur di Desa Tersobo itu bermula sekitar Pukul 10.30. Pihaknya yang menerima laporan kajadian segera berkoordinasi dengan aparat setempat serta pihak terkait serta regu penolong.
Evakuasi dilakukan dengan menyedot air sumur sembari menyiapkan peralatan untuk mengevakuasi korban di dalam sumur. Tim penolong berhasil mengevakuasi korban pertama pada Pukul 13.40, dan korban kedua Pukul 13.48, dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya kedua mayat korban dikirim ke RSUD Prembun. Operasi pertolongan kedua korban di dalam sumur berjalan lancar berkat koordinasi BPBD Kebumen dengan stakeholder terkait, baik Basarnas, Damkar, PMI, Polsek dan Koramil serta warga dan regu penyelam.
Komper Wardopo













