blank
Petugas kepolisian bersama masyarakat, memberikan pertolongan kepada korban tabrakan mobil pikap dengan sepeda motor, untuk dilarikan ke rumah sakit.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Gara-gara nyalip dalam kondisi yang sebenarnya tidak memungkinkan, telah memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Menyebabkan seorang meninggal dan seorang lagi mengalami luka berat.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, kecelakaan lalu lintas ini terjadi di ruas jalan antarprovinsi Wonogiri (Jateng)- Ponorogo (Jat9im). Tepatnya di Dusun Kasihan RT 02/RW 01, Desa Joho, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Kecelakaan maut tersebut, melibatkan kendaraan mobil pikap Suzuki Futura dengan sepeda motor Yamaha Mio J. Kejadiannya, bermula saat mobil Suzuki Futura berpelat nomor AD-9528-DG yang dikemudikan seorang pelajar berinisial MHU (15), melaju dari arah barat (Slogohimo) menuju timur (Ponorogo).

Saat melintas di lokasi kejadian, yang merupakan jalan lurus dan minim penerangan, pengemudi diduga hendak mendahului kendaraan lain di depannya. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Mio J berpelat nomor AD-2674-AYG yang dikendarai DH (28).

Karena jarak yang terlalu dekat, kedua pengendara tidak mampu mengendalikan kendaraan masing-masing, hingga akhirnya terjadi tabrakan depan-depan. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan dalam kondisi tidak sadar, sebelum akhirnya meninggal dunia. Korban langsung dievakuasi ke RS Amal Sehat Slogohimo, untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Petugas dari Polsek Purwantoro yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan di tempat kejadian. Termasuk melakukan pengamanan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres, menyatakan, kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat manuver mendahului (nyalip) yang tidak memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan. Dari hasil pemeriksaan awal, kecelakaan dipicu karena pengemudi pikap mengambil jalur terlalu ke kanan, saat hendak mendahului kendaraan lain. Dampaknya, terjadi benturan dengan sepeda motor dari arah berlawanan.

Berkaitan ini, kepada masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalan dengan kondisi minim penerangan. Utamakan keselamatan, patuhi marka dan rambu lalu lintas, serta hindari mendahului jika situasi tidak memungkinkan, demi mencegah terjadinya kecelakaan.(Bambang Pur)