SRAGEN (SUARABARU.ID) – Di balik lancarnya pelaksanaan Program TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen, ada kerja senyap yang tak banyak terlihat. Staf Teritorial Kodim Sragen harus bekerja ekstra, bahkan hingga larut malam, demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses.
Bukan sekadar mendampingi kegiatan di lapangan, Staf Teritorial memegang peran krusial sebagai motor penggerak operasional TMMD. Mereka bertanggung jawab mulai dari perencanaan, persiapan, hingga penyelesaian administrasi dan laporan pertanggungjawaban anggaran.
Peran tersebut menjadikan mereka sebagai ujung tombak pengendali program. Setiap progres kegiatan fisik maupun non-fisik harus dipantau secara ketat, sekaligus dilaporkan secara rinci sebagai bahan evaluasi pimpinan.
Salah satu anggota staf, Dwi Ariyanto, mengungkapkan bahwa timnya berupaya maksimal agar seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana.
“Kami berupaya agar setiap kegiatan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Tak hanya bekerja di lapangan, tanggung jawab mereka juga berlanjut di balik meja. Pengolahan data, pencatatan perkembangan kegiatan, hingga penyusunan laporan harus dilakukan secara detail dan tepat waktu.
Meski dihadapkan pada padatnya aktivitas, semangat para Staf Teritorial tidak surut. Lembur hingga malam hari menjadi hal biasa demi memastikan seluruh laporan tersusun rapi dan program TMMD berjalan optimal.
Agus S













