blank
Bupati Setyo Sukarno (deret depan keempat dari kiri) didampingi Ketua LDII Wonogiri Sutoyo dan Kepala Dinkes Mubarok (ketiga dan kelima dari kiri), foto bersama dengan para tokoh LDII dan Forkopimcam Eromoko.(Dok.LDII Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri, Pimpinan Sutoyo, menggelar aksi Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara massal kepada masyarakat. Program yang dilaksanakan secara cuma-cuma ini, dikemas dalam gelaran Pekan CKG. Ini dilakukan serentak dari Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Kabupaten/Kota se Indonesia.

Tokoh senior LDII Wonogiri, H Joko Santosa HP, menyatakan, program pekan CKG di Kabupaten Wonogiri dipadukan dengan program Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri. Sekaligus menjadi agenda kegiatan dalam ikut serta memperingati Hari Jadi Kabupaten Wonogiri Ke-285. Untuk diketahui, peringatan Hari jadi Kabupaten Wonogiri Tahun 2026, tepatnya jatuh pada Tanggal 19 Mei 2026 mendatang.

Disebutan, besarnya angka partisipasi masyarakat, menjadikan capaian CKG Kabupaten Wonogiri menjadi relatif tinggi dibandingkan daerah lain se wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Atas nama Pemerintah Kabupaten, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, menyatakan salut dan memberikan apresiasi serta penghargaan yang tinggi kepada pengurus DPD LDII Wonogiri. ”Kami senantiasa mendorong Ormas lain untuk berbuat hal yang sama, agar derajat kesehatan masyarakat terjamin dan meningkat,” tegas Bupati Setyo Sukarno. Penegasan orang pertama di Kabupaten Wonogiri ini, disampaikan saat menghadiri Pekan Grebeg CKG DPD LDII di Kecamatan Eromoko, Minggu (26/4/26). Yang kegiatanya digelar di aula Sasana Utama Pimpinan Cabang LDII Kecamatan Eromoko Wonogiri.

Ketua LDII Kabupaten Wonogiri Sutoyo melaporkan, kegiatan Grebeg CKG ini, merupakan kolaborasi LDII dengan Dinkes Wonogiri. ”Ini dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Wonogiri Ke-285 Tahun 2026. Selain di Eromoko, Grebeg CKG juga akan digelar di Kecamatan Jatipurno Tanggal 23 Mei 2026 mendatang.

Pengajian

Sutoyo memprediksikan, peserta mencapai seribu orang lebih, ini menjadi bentuk partisipasi kami dalam menyikapi program ‘sehat wargane,’ yang menjadi agenda Pemkab Wonogiri khususnya. ”Dan program nasional dari Kemenkes RI pada umumnya,” kata Sutoyo yang juga menjadi Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri.

Sementara itu, Kepala Dinkes Wonogiri, Mubarok, mengakui kerjasama dengan DPD LDII ini, akan mendorong percepatan capaian target CKG di Kabupaten Wonogiri. Kepada Bupati, Mubarok, melaporkan, kegiatan di Kecamatan Eromoko ini luar biasa. ”Pelaksanaan CKG yang dilakukan bersamaan dengan acara pengajian, hasilnya sangat signifikan,” katanya.

Menurut Mubarok, sasaran program CKG di Kabupaten Wonogiri sebanyak 1.018.292 jiwa. Sampai saat ini, sudah terealisasi sebanyak 255.738 jiwa. Atau sudah mencapai 25,29 persen warga Wonogiri yang telah melakukan cek kesehatannya secara gratis. “Angka capaian ini menempatkan Kabupaten Wonogiri di posisi ranking atas di Provinsi Jawa Tengah,” tandas Mubarok.

Data yang ada di Dinkes Wonogiri menyebutkan, dari total angka 1.018.292 jiwa itu, termasuk bayi lahir sebanyak 7.166 bayi yang sudah di CKG ada 4.097 bayi atau mencapai 56,29 persen. Dari jumlah Lansia sebanyak 223.454 jiwa, yang sudah cek kesehatan sebanyak 62.907 jiwa atau 28,46 persen.(Bambang Pur)