JEPARA (SUARABARU.ID)- Ada cara unik yang dilakukan oleh ibu-ibu PKK Desa Tahunan, Kabupaten Jepara untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April lalu.
Mereka berbondong-bondong mengikuti lomba memancing dengan pakaian kebaya lengkap, yang digelar di sungai ringin paseban Tendoksari, Tahunan, Minggu (26/4/2026).
Acara lomba mancing yang diinisiasi oleh pengurus Badan Usaha Milik RW (Bumwe) Tendoksari ini spesial menggunakan ikan lele untuk tangkapan para pemancing. Tak pelak, suasana hebohpun terjadi di tengah-tengah tarikan joran dan teriakan strike ibu-ibu PKK.
Sorak-sorai terdengar tiap kali kail peserta disambar lele. Penampilan para ibu berkebaya menambah nuansa Kartinian yang kental, sekaligus membuktikan emak-emak juga jago mancing.
Panitia menyebut lomba ini bukan sekadar hiburan. Acara yang disponsori CM Farm ini mempunyai tujuan warga diajak semangat menjaga sungai agar tetap bersih dan lestari. Kesadaran merawat Kali Ringin jadi pesan utama yang disisipkan di tengah kemeriahan.
Lomba mancing di Tendoksari memang rutin digelar. Selain di kali ringin, kegiatan serupa juga biasa diadakan di Sungai Trenggulun Tendoksari. Warga menjadikan sungai sebagai ruang interaksi sosial yang positif.
Berbagai hadiah disiapkan panitia, mulai dari peralatan dapur hingga bibit ikan. Semua peserta pulang dengan wajah bahagia, tak peduli dapat ikan banyak atau sedikit. Kebersamaan jadi hadiah utama hari itu.
Ketua RW 06 Tendoksari Tahunan, Suhartono menyampaikan harapan agar lomba ini membuka pandangan baru. Ketika emak-emak ikut mancing, mereka merasakan langsung kesabaran dan keceriaan di balik hobi ini.
“Dengan begitu, para ibu lebih memahami dan mengizinkan bapak-bapak mancing dengan bahagia. Mancing sebagai hiburan yang sehat diyakini mampu menghindarkan suami dari perilaku negatif sekaligus menjaga keharmonisan rumah tangga”, tandas Hartono.
ua













