KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Objek Wisata Negeri Kahyangan, di Desa Wonolelo, Sawangan, Kabupaten Magelang, tetap memiliki daya pikat bagi wisatawan. Hawanya yang sejuk seolah menjadi obat bagi keluhan suhu udara yang belakangan ini panas, di berbagai tempat.
Kondisi hari ini, Sabtu (25 April 26), sekitar pukul 10 pagi terlihat sudah banyak pengunjung. Di tempat parkir terlihat puluhan mobil tertata rapi. Sebanyak 23 karyawan setempat memberi pelayanan yang baik, sejak di loket tanda masuk, sampai petugas parkirnya.
Petugas loket tanda masuk, Winarni (32), menuturkan, pada
Minggu (19 April) lalu jumlah pengunjungnya mencapai 1.720 orang. Pada liburan Lebaran, 22 Maret pengunjungnya 1.312 orang. Keesokan harinya, pada 23 Maret sebanyak 1.705 orang.
Petugas lainnya, Lidya Lisawati (31) menuturkan, tarif pengunjung di hari biasa Rp 20 ribu/orang. Sabtu dan Minggu Rp 25 ribu/orang. Sedangkan
liburan tahun baru dan
Lebaran Rp 30 ribu/orang. “Saat Lebaran ada pentas seninya. Sabtu dan Minggu live musik,” jelasnya.
Dijelaskan pula, objek wisata yang dikelola Bumdes “Mekar Sembada” Desa Wonolelo, Sawangan, itu dilengkapi beberapa fasilitas. Seperti Gapura Castil, Jembatan Skybridge, patung Kuda Sembrani, Istana Kahyangan. Pengunjung juga bisa melihat matahari terbit dan tenggelam.
Diterangkan, di wisata tersebut juga ada wisata dengan mobil jip. Rutenya mengelilingi Lembah Merbabu, menyusuri sungai, juga kebun strawbery. “Ada pula fasilitas Amphi Theater yang biasa digunakan untuk senam, outbond, maupun pentas seni,” tuturnya.
Petugas rumah makan Ndalem Kahyangan, Warti (26), menuturkan, di lokasi wisata itu jumlah warung besar ada tujuh buah. Sedangkan warung kecil delapan buah. Tiap warung makan besar milik 10 orang warga setempat. Sedangkan tiap warung kecil milik satu orang.
Objek wisata di lereng Gunung Merapi dan Merbabu itu dikendalikan oleh Supriyadi sebagai Direktur.
Eko Priyono













