blank
Siswa-siswi SDN 3 Tubanan bersama kepala sekolah dan guru. Foto: Hana

JEPARA (SUARABARU.ID) – Bulan April bulan Kartini, pahlawan nasional wanita dari Jepara. Pada bulan ini nama RA. Kartini hidup kembali di sekolah, di kantor-kantor, dan di masyarakat. Para wanita berkebaya memeriahkan peringatan kelahiran R.A. Kartini. Namun  sesungguhnya yang lebih utama adalah memperkenalkan pemikian, gagasan dan semangatnya.

Peringatan hari Kartini secara nasional diperingati pada tanggal 21 April. Namun karena bersamaan dengan jadwal Tes Kemampuan Akademik (TKA) peringatan hari Kartini ke-147 di SDN 3 Tubanan dilaksanakan Jum’at, 24 April 2026. Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa dan guru SDN 3 Tubanan.

blank
Kepala sekolah Rissetyaning, S. Pd. SD beserta pemenang lomba fashion show. Foto: Hana

Kegiatan diawali dengan upacara bendera di halaman sekolah. Pembina upacara Rissetyaning, S.Pd.SD, sedangkan petugas upacara siswa perempuan perwakilan dari kelas 4, 5, dan 6.

Kartini adalah pahlawan nasional, berkat perjuangan RA.Kartini kaum perempuan bisa mengenyam pendidikan. “Tugas kita adalah meneruskan perjuangan RA.Kartini, sebagai siswa kalian harus belajar sungguh-sungguh agar dapat meraih cita-cita,” ucap Rissetyaning,S.Pd.SD dalam sambutannya.

blank
Kepala Sekolah SDN 3 Tubanan Rissetyaning, S. Pd. SD. dan para guru. Foto: Hana

Berbagai kegiatan dilaksanakan selesai upacara antara lain fashion show, menyanyi lagu Ibu Kartini, dan pembacaan surat Kartini. Pemandu kegiatan Titik Sri Indarwati, S.Pd.I mengarahkan siswa-siswi dalam mengikuti lomba. Para siswa semangat mengikuti kegiatan, bahkan siswa laki-laki juga berpartisipasi mengikuti fashion show dan menyanyi lagu Kartini.

Pemenang lomba fashion show tiap kelas diambil satu siswa antara lain: Zyva dari kelas 1, Zahwa dari kelas 2, Zilla dari kelas 3, Dilla dari kelas 4, Mega dari kelas 5, dan Melisa dari kelas 6. Pemenang lomba berhak mendapatkan hadiah menarik dari panitia lomba.

blank
Pembacaan surat-surat Kartini oleh perwakilan siswa. Foto: Hana

Suara merdu peserta lomba menyanyi menghiasi lingkungan sekolah. Pemenang lomba menyanyi berhak mendapatkan hadiah hiburan. Diantaranya: Maulana kelas 4, Mega kelas 5, dan Geisa kelas 4.

Suasana sangat meriah, para siswa di halaman sekolah mengikuti dan menyaksikan kegiatan berlangsung.

blank
Kepala sekolah dan guru SDN 3 Tubanan. Foto: Hana

Pembacaan surat-surat Kartini oleh putri-putri hebat perwakilan dari kelas tinggi Najiha, Melisa, Fida, Relicha dari kelas 6, Mega, Ellys, Vanesa dari kelas 5, dan Jingga, Geisha dari kelas 4. Dengan pembacaan surat-surat Kartini oleh perwalikan siswa, siswa mengetahui betapa besar perjuangan RA.Kartini melawan kebodohan.

Belia  berhasil membobol tembok adat yang mengekang perempuan, membatasi ruang gerak perempuan dalam belajar dan berdaya. Hingga akhirnya Kartini berhasil mendirikan sekolah Kartini, dan sampai sekarang perempuan mempunyai kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk mengenyam pendidikan.

blank
Persiapan fashion show dipandu Suhartin, S. Pd. Foto: Hana

Peringatan hari Kartini tak sekedar berkebaya dan berhura-hura. Namun yang terpenting adalah kita teladani semangat perjuangan RA.Kartini. Dalam pingitan beliau semangat belajar dan berkarya. Mulai dari belajar menulis, mengaji, menyulam, membatik, bahkan menjahit.

Kartini rajin menulis surat untuk sahabat-sahabatnya, sehingga surat Kartini dikumpulkan menjadi buku yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang artinya setelah kebodohan maka akan datang ilmu, setelah penindasan pasti akan datang kebebasan.

Dengan peringatan hari Kartini guru mengajak para siswa untuk memahami nilai-nilai perjuangan Kartini. Siswa diharapkan memiliki semangat belajar tinggi, tumbuh berkarakter, dan peduli terhadap sesama, sehingga tumbuhkan Kartini-Kartini kecil generasi penerus bangsa.

Hadepe – Rifiatun guru SDN 3 Tubanan