GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Simulasi Kontijensi yang digelar Polres Grobogan menjadi langkah strategis dalam mengantisipasi potensi Gangguan Kamtibmas Jelang May Day 2026. Kegiatan ini berlangsung di Alun Alun Purwodadi, Kamis (23/4/2026).
Simulasi Kontijensi tersebut dilakukan Polres Grobogan sebagai bentuk kesiapan menghadapi Gangguan Kamtibmas yang berpotensi meningkat Jelang May Day 2026.
Latihan ini sekaligus menguji respons cepat serta koordinasi antar personel di lapangan. Sejumlah personel dari berbagai fungsi diterjunkan untuk mengikuti rangkaian simulasi.
BACA JUGA : Bank Jateng Borong 8 Diamond dan 1 Gold di IOBS 2026, Tegaskan Kualitas Operasional Kelas Dunia
Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto memimpin langsung apel kesiapan personel sebelum latihan dimulai. Ia memberikan arahan terkait pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika situasi.
“Kegiatan ini untuk melatih kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi yang mengarah pada gangguan kamtibmas yang berimplikasi kontijensi, sehingga setiap personel memahami tugas dan perannya masing-masing,” ujar AKBP Ike Yulianto.
Ia menegaskan bahwa setiap personel harus bekerja secara profesional dengan mengedepankan pendekatan humanis. Selain itu, seluruh tindakan harus sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Menurutnya, pendekatan persuasif menjadi kunci utama dalam menangani potensi konflik di lapangan. Hal ini penting agar situasi tetap terkendali tanpa menimbulkan eskalasi.
Kapolres juga memastikan bahwa kondisi wilayah Grobogan hingga saat ini masih aman dan terkendali. Stabilitas tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak.
“Alhamdulillah, situasi Grobogan tetap aman. Ini bukan hanya peran polisi, tetapi juga berkat dukungan pemerintah daerah dan sinergi dengan instansi terkait,” ungkapnya.
BACA JUGA : Replika Burung Hantu Raksasa Curi Perhatian di PADI Jawa Tengah 2026, Produk Unggulan Grobogan Laris Manis
Ia menambahkan bahwa kehadiran polisi dalam pengamanan bukan semata untuk penindakan. Polisi hadir sebagai pelayan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.
BACA JUGA : Bangun Budaya Siaga, Pemkot Magelang Gelar Apel HKB dan Resik Kali Bening
“Polisi mengedepankan tindakan persuasif. Ini bukan sekadar pengamanan, tetapi bentuk pelayanan kepada masyarakat yang melakukan aksi,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya keselamatan personel dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia meminta seluruh anggota bekerja secara serius dan penuh tanggung jawab.
“Kita harus bekerja dengan sungguh-sungguh, mengikuti setiap tahapan, serta terus menjaga sinergi demi terciptanya situasi yang kondusif di Grobogan,” tambahnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi lapangan yang menggambarkan situasi aksi unjuk rasa. Instruktur memberikan arahan sekaligus praktik langsung di lapangan.
Simulasi diawali dengan peran negosiator yang melakukan pendekatan kepada massa aksi. Tahapan ini bertujuan meredam potensi konflik sejak awal.
Personel kemudian memperagakan langkah-langkah komunikasi yang efektif untuk menghindari ketegangan. Pendekatan dialogis menjadi prioritas dalam skenario tersebut.
Selanjutnya, pasukan dalmas awal dan dalmas lanjut dikerahkan untuk membentuk formasi pengamanan. Mereka menunjukkan teknik pengendalian massa sesuai SOP.
Gerakan formasi dilakukan secara terkoordinasi dengan disiplin tinggi. Setiap personel menjalankan peran sesuai tugas yang telah ditentukan.
Dalam skenario lanjutan, diperagakan tindakan desak dan dorong maju sebagai bagian dari pengendalian situasi. Teknik ini digunakan saat massa mulai tidak terkendali.
Tim Raimas juga diterjunkan untuk memperkuat pengamanan. Kehadiran mereka bertujuan mendukung penanganan jika situasi meningkat.
Tahapan berikutnya meliputi pembubaran massa secara bertahap dan terukur. Semua proses dilakukan secara profesional dan proporsional.
Seluruh rangkaian simulasi berlangsung tertib dengan koordinasi yang baik. Latihan ini menjadi bagian dari kesiapan menyeluruh menghadapi potensi gangguan.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari latihan serentak di jajaran Polda Jawa Tengah. Hal tersebut menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kesiapan personel.
Setelah simulasi, kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi. Kapolres kembali memberikan evaluasi dan apresiasi kepada seluruh peserta.
BACA JUGA : Komunitas Diecast Semarang Gelar “Beauty of 90s”, Tantang Kolektor Adu Kreasi Visual
“Saya ucapkan terima kasih atas pelaksanaan latihan yang berjalan aman dan lancar. Semoga Grobogan selalu dalam keadaan aman, nyaman, tenteram, dan kondusif,” ujar AKBP Ike Yulianto.
Simulasi Kontijensi yang digelar Polres Grobogan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi Gangguan Kamtibmas jelang May Day 2026. Latihan ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Melalui Simulasi Kontijensi tersebut, Polres Grobogan terus memastikan setiap potensi Gangguan Kamtibmas Jelang May Day 2026 dapat diantisipasi dengan cepat, tepat, dan profesional demi menjaga kondusivitas wilayah.
TYA WIDYA













