blank
MoU antara UMK dan UNMA. Foto: ist

KUDUS (SUARABARU.ID) – Universitas Muria Kudus (UMK) terus melebarkan sayap kolaborasi di tingkat nasional. Kali ini, UMK menjalin sinergi strategis dengan Universitas Bina Bangsa (UNIBA) dan Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) dalam rangkaian Seminar Nasional dan penandatanganan kerja sama di Banten, Rabu (15/04/2026).

Bertempat di Aula Gedung D Lantai 6 UNIBA, UMK dan UNIBA sukses menggelar Seminar Nasional bertajuk “Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Sains Data dalam Mendukung Inovasi dan Transformasi Digital di Era Modern”. Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si., Rektor UNIBA, Prof. Dr. H. Bambang Dwi Suseno, S.E., M.M., serta jajaran narasumber dari unsur pemerintahan.

Tidak sekadar pertemuan ilmiah, momentum ini juga ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama yang komprehensif. UMK secara resmi menyepakati Memorandum of Understanding (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), hingga Implementation Agreement (IA) dengan UNIBA.

Di hari yang sama, langkah penguatan institusi berlanjut melalui kerja sama dengan Universitas Mathla’ul Anwar. Prosesi penandatanganan MoU, PKS, dan IA tersebut dihadiri oleh Rektor UNMA, Prof. Dr. Andriansyah, M.Si., dan Ketua Badan Penyelenggara Universitas (BPU), Dr. Shiyamu Manurung, M.A.

“Integrasi AI dan sains data bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis dalam pendidikan tinggi. Kolaborasi antar-perguruan tinggi seperti ini adalah langkah konkret UMK untuk mendorong inovasi dan mencetak lulusan yang adaptif terhadap akselerasi teknologi,” ujar Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UNIBA, Prof. Bambang Dwi Suseno menekankan pentingnya kesiapan SDM dalam menghadapi gelombang transformasi digital.

“Sebagai institusi pendidikan, kami berkomitmen mempersiapkan mahasiswa dan tenaga pengajar agar memiliki kompetensi yang relevan untuk menjawab tantangan transformasi digital,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UNMA Prof. Dr. Andriansyah, M.Si menyambut baik sinergi ini sebagai upaya memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Prof. Dr. Andriansyah, M.Si.

Melalui kemitraan ini, UMK berkomitmen untuk mengembangkan riset berbasis AI dan data sains, menciptakan tenaga pengajar dan mahasiswa yang kompetitif di level nasional, serta memastikan dokumen kerja sama (IA) diimplementasikan dalam program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi lintas provinsi ini, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan responsif terhadap perkembangan teknologi global.

Ali Bustomi