blank
Kader TP PKK Desa Tanjunganom Kepil Wonosobo melakukan penarikan pajak di balai desa setempat. Foto : SB/dok Humas Kec. Kepil

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Pemerintah Desa Tanjunganom, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo melakukan kolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat, sukses
menggelar program inovatif bertajuk Satu Hari Selesai Lunas Tertib Pajak (Satset Pajak).

Camat Kepil Eko Premono, Kamis (16/4/2026), mengatakan program tersebut merupakan langkah proaktif dan wujud sinergi yang kuat antara aparatur pemerintahan desa dengan kader TP PKK Desa Tanjunganom.

“Langkah tersebut ditempuh dalam rangka mempermudah masyarakat sekaligus mempercepat realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di wilayah Desa Tanjunganom Kecamatan Kepil,” sebutnya.

Melalui program ini, proses pembayaran pajak dikemas agar dapat diselesaikan dalam waktu cepat, tepat dan tuntas dalam satu hari. Program tersebut telah dilakukan pada Rabu, 15 April 2026 di Balai Desa Tanjunganom.

“Pelaksanaan program “Satset Pajak” ini menjadi semakin istimewa karena dihadiri dan disaksikan langsung oleh Ketua beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Wonosobo,” katanya.

Disebutkan Eko, kehadiran rombongan TP PKK tingkat Kabupaten Wonosobo juga bertepatan dengan agenda pelaksanaan pembinaan wilayah TP PKK Kabupaten Wonosobo tahun 2026 yangdipusatkan di Desa Tanjunganom.

Inisiatif Cerdas

blank
Program kolaborasi “Satset Pajak” Desa Tanjunganom dan TP PKK dapat perhatian dari Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo. Foto : SB/Humas TP PKK Kec. Kepil

Selain itu, acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan
dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Wonosobo Tri Antoro serta Camat Kepil, Eko Premono.

Kepala BPPKAD Kabupaten Wonosobo Tri Antoro memberikan
apresiasi penuh atas inisiatif dan kolaborasi yang terbangun di Desa Tanjunganom tersebut. Hal itu dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam percepatan pelunasan pajak dari masyarakat.

“Ini merupakan sebuah inisiatif yang cukup cerdas. Di mana pemerintah desa berhasil menggandeng kader TP PKK untuk terjun langsung ikut mengatasi masalah perpajakan di desa. Program ini bisa diadopsi oleh desa-desa lainnya di Wonosobo,” ujarnya.

Camat Kepil Eko Premono menambahkan langkah
Desa Tanjunganom melalui inovasi “Satset Pajak” ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor di tingkat desa, dapat berdampak massif terhadap kesadaran dan kepatuhan wajib pajak untuk memenuhi kewajibanya.

“Keterlibatan kader TP PKK sangat strategis mengingat peran kader yang senantiasa dekat dengan keluarga dan masyarakat. Mereka turun langsung melakukan sosialisasi, edukasi dan pendampingan kepada warga agar antusias memanfaatkan layanan pembayaran pajak satu hari lunas tersebut,” terangnya.

Dengan suksesnya penyelenggaraan program “Satset Pajak”, Pemerintah Desa Tanjunganom berharap target penerimaan pajak tahun 2026 dapat tercapai lebih awal. Dana pembangunan dapat segera dioptimalkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Muharno Zarka